1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 18

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Amir, Pahlawan yang Mungkin

Sulit dipercaya tapi benar, buku ini hampir satu-satunya buku penuh tentang Amir Sjarifoeddin. Di sini Mrazek menggambarkan Amir sebagai “pahlawan yang mungkin”.

Perjamuan Kapitalisme: Ketika Keseharian menjadi Komoditas

Menghidangkan diri pada jamuan kapitalisme bukan sekadar tentang konsumsi barang atau jasa; ini adalah tentang penyerahan diri terhadap suatu sistem yang tidak hanya mengatur ekonomi, tetapi juga membentuk cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.

Gerakan Buruh dan Lingkungan, Bersatulah!

Integrasi antara gerakan lingkungan dan pekerja merupakan jalan strategis untuk menghadapi tantangan ganda: krisis iklim yang semakin parah dan ketidakadilan struktural yang kian eksploitatif.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.