Wawancara

Nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda memperbesar peran negara dan militer dalam perekonomian, sementara krisis ekonomi yang semakin parah memperuncing persaingan antara Sukarno, PKI, militer, dan kekuatan-kekuatan politik lainnya.
Konsolidasi politik Indonesia pada 1950-an hingga awal 1960-an, kebangkitan PKI dan mobilisasi massa, hingga upaya Sukarno menempatkan Indonesia sebagai kekuatan antikolonial di tengah Perang Dingin.
Pendudukan Jepang juga membuka ruang bagi mobilisasi dan pendidikan politik yang kelak turut mendorong lahirnya Republik Indonesia.
Kebangkitan nasional Indonesia lahir dari perjumpaan nasionalisme, Islam, dan komunisme di tengah perubahan sosial yang dipicu kolonialisme. Percakapan ini menelusuri bagaimana berbagai gagasan, organisasi, dan tokoh tersebut saling memengaruhi sekaligus membentuk fondasi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Wawancara

Nusantara: Konflik Militer, Demokrasi Terpimpin

Nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda memperbesar peran negara dan militer dalam perekonomian, sementara krisis ekonomi yang semakin parah memperuncing persaingan antara Sukarno, PKI, militer, dan kekuatan-kekuatan politik lainnya.

Nusantara: Kebangkitan Nasional, Gerakan Merah

Kebangkitan nasional Indonesia lahir dari perjumpaan nasionalisme, Islam, dan komunisme di tengah perubahan sosial yang dipicu kolonialisme. Percakapan ini menelusuri bagaimana berbagai gagasan, organisasi, dan tokoh tersebut saling memengaruhi sekaligus membentuk fondasi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Iran Pasca Khamenei: Wawancara dengan Asef Bayat

Gelombang pemberontakan di Iran lahir dari perpaduan antara krisis ekonomi, represi politik, dan kegagalan struktural Republik Islam, tetapi hingga kini belum mampu melahirkan alternatif politik yang terorganisasi dan demokratis. Di tengah menguatnya intervensi asing, fragmentasi oposisi, dan bangkitnya arus monarkisme, masa depan Iran sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat sipil dan kekuatan-kekuatan demokratis untuk membangun transisi politik yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Iran Dalam Kepungan: Perang, Sanksi, dan Ancaman Disintegrasi

idak bisa dimungkiri, krisis ekonomi Iran bukan semata-mata disebabkan oleh penerapan kebijakan neoliberal dan persekongkolan elite yang diuntungkan oleh kebijakan-kebijakan itu, melainkan juga oleh embargo ekonomi selama puluhan tahun yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya.

Dian Septi Trisnanti: Kita Punya Tugas Sejarah untuk Melanjutkan Perjuangan Melawan Imperialisme

Agresi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela merupakan wujud imperialisme kapitalis yang bertujuan menguasai sumber daya alam, terutama minyak, dan tidak mencerminkan kepentingan rakyat di kedua negara. Oleh karena itu, perjuangan melawan imperialisme menuntut solidaritas lintas negara dan konsolidasi politik global yang berpihak pada rakyat, khususnya kelompok paling terdampak.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.