1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress

Harian Indoprogress

Karya ini memiliki arti penting bukan sekadar sebagai sumbangan pemikiran akademik dalam memahami neoliberalisme secara struktural, melainkan juga sebagai perangkat analisis kritis bagi kalangan aktivis dalam membaca dinamika kekuasaan, strategi kapital, serta peluang-peluang perlawanan.
Politik kiri yang matang membutuhkan kedisiplinan dalam hal ketidaksepakatan. Perdebatan harus terjadi pada hal-hal yang penting dan di ruang yang memperjelas strategi, bukan sebagai peperangan publik yang permanen.
Belenggu utang hijau merujuk pada kondisi ketika pekerja tidak hanya diikat oleh skema kredit, sewa kendaraan, atau sistem komisi platform aplikasi. Lebih dari itu, mereka secara struktural dipaksa bertahan dalam pekerjaan yang rentan karena minimnya pilihan pekerjaan lain yang layak.
Gelombang pemberontakan di Iran lahir dari perpaduan antara krisis ekonomi, represi politik, dan kegagalan struktural Republik Islam, tetapi hingga kini belum mampu melahirkan alternatif politik yang terorganisasi dan demokratis. Di tengah menguatnya intervensi asing, fragmentasi oposisi, dan bangkitnya arus monarkisme, masa depan Iran sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat sipil dan kekuatan-kekuatan demokratis untuk membangun transisi politik yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Harian Indoprogress

Neoliberalisme sebagai Fase Krisis Kapitalisme

Karya ini memiliki arti penting bukan sekadar sebagai sumbangan pemikiran akademik dalam memahami neoliberalisme secara struktural, melainkan juga sebagai perangkat analisis kritis bagi kalangan aktivis dalam membaca dinamika kekuasaan, strategi kapital, serta peluang-peluang perlawanan.

Yang Kita Butuhkan adalah Persatuan Kiri Global

Politik kiri yang matang membutuhkan kedisiplinan dalam hal ketidaksepakatan. Perdebatan harus terjadi pada hal-hal yang penting dan di ruang yang memperjelas strategi, bukan sebagai peperangan publik yang permanen.

Iran Pasca Khamenei: Wawancara dengan Asef Bayat

Gelombang pemberontakan di Iran lahir dari perpaduan antara krisis ekonomi, represi politik, dan kegagalan struktural Republik Islam, tetapi hingga kini belum mampu melahirkan alternatif politik yang terorganisasi dan demokratis. Di tengah menguatnya intervensi asing, fragmentasi oposisi, dan bangkitnya arus monarkisme, masa depan Iran sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat sipil dan kekuatan-kekuatan demokratis untuk membangun transisi politik yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan sosial.

Lebih dari Satu Miliar Orang di Dunia Hidup dengan Disabilitas

Disabilitas bukan sekadar kondisi biologis; ia terbentuk oleh interaksi antara keterbatasan dan dunia di sekitarnya: oleh jalan berlubang yang menghalangi kursi roda untuk bergerak maju, oleh klinik atau rumah sakit yang memungut biaya sebelum memberikan perawatan, oleh ruang kelas yang mengucilkan anak yang belajar dengan cara berbeda, oleh perang yang menghancurkan tubuh, dan oleh ekonomi yang meninggalkan mereka yang dianggap ‘tidak produktif’.

Presidential Threshold, Politik Neoliberal, dan UU Pemilu yang Transformatif

Revisi UU Pemilu semestinya dikaitkan dengan upaya mentransformasi tata kelola partai politik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menguji apakah desain kepemiluan mampu memperkecil politik kartel dan oligarki, mendewasakan praktik politik partai, serta memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, atau justru sebaliknya.

Demokrasi Pihak yang Paling Kuat Selalu yang Terbaik

Sankara menyimpulkan bahwa pembebasan dari kemiskinan menuntut kedaulatan nasional atas sumber daya, yang kemudian digunakan untuk membangun infrastruktur dasar demi kesejahteraan rakyat. Ia juga menekankan pentingnya hubungan regional dan internasional yang memperkuat identitas kolektif, sebagai fondasi revolusi demokratis dan rakyat yang dikenal sebagai pendekatan Sankaris.

Dialog Antar-Peradaban, untuk Saat Ini

ketahanan Iran terhadap Barat bertumpu pada peradaban sebagai sumber legitimasi, identitas, dan perlawanan anti-imperialis yang beririsan dengan Marxisme. Namun, “dialog antar-peradaban” hanya bermakna sebagai alternatif atas tesis Benturan Antar Peradaban jika disertai perjuangan untuk mengatasi ketimpangan global dan relasi kekuasaan.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.