1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 2

Harian Indoprogress

Hari ini, kapitalisme negara yang predatoris bersama aliansinya memproduksi berbagai narasi untuk mengalihkan perhatian publik.
Paradigma pembangunan baru tidak boleh mengulangi model lama yang mengorbankan alam dan manusia demi keuntungan. Ia harus berusaha mengambil unsur-unsur baik dari pengalaman masa lalu sekaligus mengelola hubungan antara alam dan manusia secara hati-hati demi kepentingan masyarakat.
Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.
Kwir yang kesejahteraan dan keamanan materialnya bergantung pada keluarga akan menghadapi rasa cemas yang berlipat ganda.

Harian Indoprogress

Rocky yang Hidup pada 1840-an

Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?

PNI, Sebuah Shit-Happens History

Sejarah PNI merupakan kisah tentang kemungkinan-kemungkinan progresif yang berulang kali muncul dalam sejarah Indonesia, tetapi kemudian dihancurkan sebelum sempat meraih kemenangan.

Perjuangan Kelas Hari Ini: Fragmentasi dan Krisis Bentuk Politik

Sushovan Dhar memetakan sebab-sebab kelemahan gerakan rakyat, khususnya gerakan kiri saat ini, akibat agresi rezim kapitalisme-neoliberal selama empat dekade terakhir. Ia juga mengusulkan solusi buat kita untuk dapat membangun gerakan rakyat kuat di atas landasan perjuangan politik yang telah dilakukan selama ini.

Syarat-syarat Mewujudkan Revolusi

Revolusi memerlukan perpaduan antara krisis objektif dan kekuatan rakyat yang terorganisasi. Tanpa perubahan atas kapitalisme-neoliberal, perlawanan hanya akan berujung pada revolusi pasif yang mempertahankan tatanan lama.

Totalitas Krisis: Pembacaan Kontra Fragmentaris

Selain kelindan totalitas kapitalisme yang tetap tak terjamah, kita pun tidak dapat membayangkan horizon transformasi yang lebih radikal. Horizon itu menyempit hanya pada upaya memperbaiki kualitas kepemimpinan, memperkuat kapasitas teknokratis, atau mengganti figur yang dianggap bermasalah, alih-alih mencari kemungkinan transformasi terhadap tatanan yang terus mereproduksi krisis itu sendiri.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.