1. Beranda
  2. /
  3. Kapitalisme Ruang

Kapitalisme Ruang

Senjakala Manusia Jakarta

Tidak sedikit pekerja yang harus menghabiskan tiga hingga empat jam untuk perjalanan pulang-pergi menggunakan KRL, TransJakarta, MRT, maupun angkutan pengumpan lainnya. Perjalanan panjang semacam ini bukan lagi pengalaman segelintir orang.

Subjek Kriminal: Toba Pulp Lestari, Tanah, dan Produksi Kepatuhan di Tano Batak

Di Tano Batak, kehadiran Toba Pulp Lestari mengubah tanah dari basis hidup komunal menjadi medan akumulasi, sementara hukum dan adat bekerja sebagai perangkat seleksi yang menentukan siapa yang boleh tinggal dan siapa yang harus disingkirkan. Dari proses inilah lahir Subjek Kriminal, bukan sebagai pelaku kejahatan moral, melainkan sebagai posisi sosial yang dilekatkan pada mereka yang mengganggu ritme produksi kapital. Ketika identitas adat terfragmentasi oleh diferensiasi kelas, penjara dan kontrak menjadi dua wajah pendisiplinan yang sama, menegaskan bahwa dalam konflik agraria, kelas berbicara lebih keras daripada sekadar perkara asal-usul.

Ilustrasi: SPA

Logika Valorisasi di Rantai Pasok Perikanan Taiwan–Indonesia

Laut sebagai pabrik tanpa dinding bukan sekadar metafora, tetapi manifestasi material dari relasi kapital atas kehidupan. Di ruang ini, kekerasan ekonomi dan kekerasan hukum tidak tampil sebagai pengecualian, tetapi sebagai normalitas operasional.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.