
Nusantara: Jatuhnya Suharto
Berakhirnya Orde Baru memang belum menghapus warisan kolonialisme internal dan kekerasan negara.
Homesejarah indonesia

Berakhirnya Orde Baru memang belum menghapus warisan kolonialisme internal dan kekerasan negara.

Warisan kekerasan 1965 dan pembangunan ekonomi yang bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam membentuk politik Indonesia hingga kejatuhan Suharto pada 1998 dan sesudahnya.

Nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda memperbesar peran negara dan militer dalam perekonomian, sementara krisis ekonomi yang semakin parah memperuncing persaingan antara Sukarno, PKI, militer, dan kekuatan-kekuatan politik lainnya.

Konsolidasi politik Indonesia pada 1950-an hingga awal 1960-an, kebangkitan PKI dan mobilisasi massa, hingga upaya Sukarno menempatkan Indonesia sebagai kekuatan antikolonial di tengah Perang Dingin.

Pendudukan Jepang juga membuka ruang bagi mobilisasi dan pendidikan politik yang kelak turut mendorong lahirnya Republik Indonesia.

Setelah Agresi MIliter II, 19 Desember 1948 ketika Yogyakarta diserbu, Kapten Latief berada di bawah Letnan Kolonel Soeharto. Ia dan pasukannya ikut dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 dan bertempur di sekitar Malioboro.

Sejarah seluruh masyarakat merupakan sejarah perjuangan kelas, kata Marx. Kalau kemerdekaan Indonesia?
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.