1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 79

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Adakah “Ulama Organik”?

Kredit ilustrasi: Wikimedia Commons   DALAM Catatan-Catatan Penjara-nya yang terkenal itu, Antonio Gramsci pernah berkata, “semua orang adalah intelektual, tapi tidak semua orang menjadi intelektual

Tiang-Tiang Kayu Besi yang Mulai Keropos

Aktivitas masyarakat Teluk Bintuni. Foto: I Ngurah Suryawan   “…Pengakuan terhadap masyarakat adat tujuh suku di Kabupaten Teluk Bintuni sebenarnya merupakan tantangan tidak hanya kepada

Menuju Penguatan Posisi Politik Orang Miskin

Sebuah Curhat Terhadap Kondisi Pelayanan Kesehatan (health-care) di Republik Indonesia   Retrospeksi Bersama-sama dengan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) orang miskin terkemuka di Indonesia, yakni

Asketisme Populis dan Kesaktian Jokowi

Kredit foto: Presiden RI   “Socialismo, o muerte! Socialismo o muerte!” (sosialisme atau mati!) FRASE ini merupakan jargon andalan Hugo Chávez, Evo Morales dan Rafael

Membangun Tanpa Menindas

Kredit foto: Geotimes   DUA tahun setelah Presiden Joko Widodo menjabat, pertanyaan ihwal penegakan hak asasi manusia (HAM) mulai mencuat. Kala itu, Kepala Staf Kepresidenan

Melihat Kota Melalui Taman Kota

Taman Nivea, Malang. Kredit foto: Lingkar Malang   JIKA menyempatkan untuk berkunjung ke kota Malang, selain udara dingin dan banyaknya menu pilihan makanan bakso, kita

Harapan itu Bernama Sosialisme

Kredit foto: Marxist World   ALEXANDRIA OCASIO-CORTEZ. Perempuan 29 tahun keturunan pasangan imigran Puerto Rico tersebut berhasil mendobrak kemapanan politik di Amerika Serikat (AS) dengan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.