Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Revisi UU Pemilu semestinya dikaitkan dengan upaya mentransformasi tata kelola partai politik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menguji apakah desain kepemiluan mampu memperkecil politik kartel dan oligarki, mendewasakan praktik politik partai, serta memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, atau justru sebaliknya.
Relevansi Nietzsche bagi Indonesia tidak terletak pada hilangnya agama, melainkan pada transformasi struktural dalam cara nilai-nilai diproduksi, dikontestasikan, dan diinstrumentalisasi dalam arena politik dan sosial.
Shopping Basket
Berlangganan Konten
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.