Artikel

Hari ini, kapitalisme negara yang predatoris bersama aliansinya memproduksi berbagai narasi untuk mengalihkan perhatian publik.
Paradigma pembangunan baru tidak boleh mengulangi model lama yang mengorbankan alam dan manusia demi keuntungan. Ia harus berusaha mengambil unsur-unsur baik dari pengalaman masa lalu sekaligus mengelola hubungan antara alam dan manusia secara hati-hati demi kepentingan masyarakat.
Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.
Kwir yang kesejahteraan dan keamanan materialnya bergantung pada keluarga akan menghadapi rasa cemas yang berlipat ganda.

Artikel

Hutannya Boleh, Orangnya Trada

Kredit ilustrasi: suara dari hati – WordPress.com Sejarah kehutanan negara dan kenyataan pemanfaatan hutan menunjuk pada ketegangan antara negara dan petani tentang akses dan kendali.

Negeri, Negara & Menjadi Merdeka (I)

Kredit ilustrasi: akarfoundation.wordpress.com ‘Tim-Tim’, Orde Baru & Nasionalisme-Amarah “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya ..” (W.R. Soepratman, Indonesia Raya, 1945) POLITISI mempunyai budaya politik tertentu. Di Indonesia,

Jalan Berliku Para Elite Papua

Eliezer Jan Bonay di rumahnya di Kota Wijhe, 31 Desember 1988. Kredit foto: John Rumbiak/ Suara Papua Nomor 5, Maret/April 1990/dokumentasi Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda

Selera Seni dan Kelas-Kelas Sosial

Marxist Art, Mexico City | by nunavut. Kredit foto: Flickr   BEBERAPA bulan lalu, terjadi sebuah obrolan antara saya dan seorang kawan yang bergelut di

Negara dan HAM: Satu Perjuangan Politik

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   Tanggapan untuk Umi Ma’rufah MEMBACA tanggapan Umi Ma’rufah (selanjutnya Umi), saya ragu hendak mulai menanggapi dari mana? Karena semua

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.