Artikel

Revolusi memerlukan perpaduan antara krisis objektif dan kekuatan rakyat yang terorganisasi. Tanpa perubahan atas kapitalisme-neoliberal, perlawanan hanya akan berujung pada revolusi pasif yang mempertahankan tatanan lama.
Selain kelindan totalitas kapitalisme yang tetap tak terjamah, kita pun tidak dapat membayangkan horizon transformasi yang lebih radikal. Horizon itu menyempit hanya pada upaya memperbaiki kualitas kepemimpinan, memperkuat kapasitas teknokratis, atau mengganti figur yang dianggap bermasalah, alih-alih mencari kemungkinan transformasi terhadap tatanan yang terus mereproduksi krisis itu sendiri.
Modernitas membuat kehidupan bergerak semakin cepat, sementara kemampuan manusia untuk benar-benar mengalami hidup justru semakin menipis. Teknologi menghadirkan koneksi tanpa henti, tetapi pada saat yang sama banyak orang merasa semakin jauh dari dirinya sendiri.
Lemahnya penyerapan tenaga kerja berubah menjadi persoalan kualitas lulusan, serta pekerjaan yang rentan berubah menjadi persoalan kemampuan individu untuk beradaptasi. Menyempitnya basis produktif ekonomi berubah menjadi persoalan perguruan tinggi yang dianggap usang.

Artikel

Bagaimana Rakyat Terlepas Dari Tanahnya?

Sedikit Tambahan Untuk Bonnie Setiawan   SAYA tertarik dengan tulisan Bonnie Setiawan mengenai berpindahnya aset dan lahan desa kepada pemodal. Penulis memberi judul tulisannya Bagaimana

Makanan, Racun, dan Ekonomi-Politik

TULISAN INI akan membahas bagaimana Revolusi Hijau sebagai agenda kapitalisme, dalam rangka produksi dan reproduksi tenaga kerja yang murah mengesahkan zat beracun sebagai bagian dari makanan

Media Sosial dan Kemenangan Kelas Menengah

PENGHUJUNG 2015 lalu, Presiden Joko Widodo mengukir rekor baru bidang administrasi pemerintahan. Hanya dalam waktu satu malam, ia membatalkan Peraturan yang dibikin oleh menterinya sendiri

Surat Buat Aktivis HAM

Berpisah kita berjuang, bersama kita memukul ( Semboyan Jerman) Ayo kawan, mari keluar Hati lebih keras dari lapar Genggamlah salam kata bergetar Solidaritas! Kuat-tegar-benar… (Agam

Dunia (juga) Diubah oleh Perempuan!

Fathimah Fildzah Izzati, anggota redaksi Left Book Review IndoProgress, peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI.   Judul Buku: Dreamers of A New Day: Women Who Invented

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.