Artikel

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Artikel

Che dan Gerilyanya

Kredit ilustrasi oleh Radio Rebelde PADA tanggal 9 Oktober 52 tahun yang lalu, seorang laki-laki berambut panjang berantakan, berpakaian lusuh dan kotor tergeletak tak bernyawa

Kami Bersama Gerakan Massa #ReformasiDikorupsi

Ilustrasi oleh Alit Ambara (Nobodycorp. International Unlimited) SEJAK seminggu yang lalu, kaum muda Indonesia (mahasiswa dan pelajar) serta elemen rakyat pekerja lainnya melancarkan aksi-aksi massa

Lawan Oligarki: Manifesto Reformasi Jilid 2

Lawan Oligarki, Selamatkan Demokrasi! Oligarki di Senayan, Oligarki di Istana! Oligarki di Kota, Oligarki di Desa! Oligarki Berwajah Nasionalis, Oligarki Berwajah Islamis! Lawan Manipulasi Identitas

Marxisme dan Kekecewaan

Kredit ilustrasi oleh Lawyers, Guns, and Money Blog SAYA berani taruhan bahwa hampir sebagian besar dari Anda pernah merasakan yang namanya patah hati. Bagaimana rasanya?

Konsepsi tentang Kota: Sebuah Pengantar

Kredit foto: unitedgank007.blogspot.com DISKUSI mengenai perkotaan pada dasarnya dimulai dari perbincangan mengenai konsep ‘ruang’ (space) dan ‘tempat’ (place), sebagai dua cara untuk melihat pergerakan objek

Apa yang Absen dari Pidato Politik Jokowi

Kredit foto: Kronologi.id DALAM acara yang didapuk sebagai “Visi Indonesia” di Sentul, Bogor, 14 Juli 2019, presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.