Artikel

Sistem kekuasaan modern telah belajar cara bertahan lebih lama dari amarah publik, memprofesionalkan perlawanan, menunggu massa membubarkan diri dari ruang publik, serta mengkriminalisasi kegigihan aksi.
Kebangkitan nasional Indonesia lahir dari perjumpaan nasionalisme, Islam, dan komunisme di tengah perubahan sosial yang dipicu kolonialisme. Percakapan ini menelusuri bagaimana berbagai gagasan, organisasi, dan tokoh tersebut saling memengaruhi sekaligus membentuk fondasi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Kita tidak boleh terjebak dalam dikotomi palsu antara "menyelamatkan bumi" versus "membela masyarakat adat". Dua hal ini bukan musuh.
Setelah Agresi MIliter II, 19 Desember 1948 ketika Yogyakarta diserbu, Kapten Latief berada di bawah Letnan Kolonel Soeharto. Ia dan pasukannya ikut dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 dan bertempur di sekitar Malioboro.

Artikel

Membuka Lagi Buku Das Kapital

Kredit ilustrasi oleh The Red Star Vanguard SEBAGIAN dari Anda yang sering membaca artikel di Indoprogress barangkali kerap menemukan istilah pekerja, kapitalis, laba, eksploitasi, nilai-lebih,

Cerita-Cerita Perlawanan dalam Injil

Kredit ilustrasi: selphinflicted.wordpress.com Alkitab seringkali dipandang sekadar mengurus hal-hal sorgawi dan persoalan moral pribadi yang tidak ada kaitannya dengan persoalan ekonomi-politik. Sehingga tidak jarang mendengar

Che dan Gerilyanya

Kredit ilustrasi oleh Radio Rebelde PADA tanggal 9 Oktober 52 tahun yang lalu, seorang laki-laki berambut panjang berantakan, berpakaian lusuh dan kotor tergeletak tak bernyawa

Kami Bersama Gerakan Massa #ReformasiDikorupsi

Ilustrasi oleh Alit Ambara (Nobodycorp. International Unlimited) SEJAK seminggu yang lalu, kaum muda Indonesia (mahasiswa dan pelajar) serta elemen rakyat pekerja lainnya melancarkan aksi-aksi massa

Lawan Oligarki: Manifesto Reformasi Jilid 2

Lawan Oligarki, Selamatkan Demokrasi! Oligarki di Senayan, Oligarki di Istana! Oligarki di Kota, Oligarki di Desa! Oligarki Berwajah Nasionalis, Oligarki Berwajah Islamis! Lawan Manipulasi Identitas

Marxisme dan Kekecewaan

Kredit ilustrasi oleh Lawyers, Guns, and Money Blog SAYA berani taruhan bahwa hampir sebagian besar dari Anda pernah merasakan yang namanya patah hati. Bagaimana rasanya?

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.