1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 84

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Negara dan HAM: Satu Perjuangan Politik

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   Tanggapan untuk Umi Ma’rufah MEMBACA tanggapan Umi Ma’rufah (selanjutnya Umi), saya ragu hendak mulai menanggapi dari mana? Karena semua

Negara, HAM, dan Relevansi Boikot Pemilu

Kredit ilustrasi: Remaja Islam Hebat   Tanggapan untuk Ken Budha Kusumandaru MENYOAL negara memang tidak akan pernah lepas dari soal hak asasi manusia. Sebab negara

Kemitraan Kapitalisme/Rasisme

Kredit foto: www.mondobio.de   Kawan-kawan, DALAM surat pertama ini, saya ingin bercerita tentang hubungan saling menguatkan antara kapitalisme dan rasisme, dengan contoh kasus Amerika Serikat

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.