1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 86

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Kampus dan Politik Dukung-Mendukung

Kredit foto: Kricom   SELAIN ulama, Pilpres  (pemilihan presiden) 2019 turut menyeret kampus dalam pusaran politik dukung-mendukung. Pada 28 Juli 2018, beberapa alumni UGM mendeklarasikan

Narasi Perempuan Tentang Revolusi Indonesia

Kredit foto: Serambi Indonesia – Tribunnews.com   SETIAP tahun ingatan kolektif kita dirawat untuk memperingati “tujuhbelas-agustusan” berupa hiasan kertas-kertas merah putih di kampung-kampung, pemasangan bendera

Politik Sebagai Panggilan

Kami akan tumbuh bersama. Poster Wiji Thukul  oleh Alit Ambara (Nobodycorp)   MUNGKIN tidak banyak mahasiswa atau bahkan dosen ilmu sosial di tanah air yang

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.