1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 85

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Sebuah Komune bernama Mina

Desa Mina, Arab Saudi. Kredit foto: India Today   SYAHDAN, di masa-masa Perang Dunia Pertama, ada sekelompok orang yang baru pulang haji dan tiba-tiba-tiba menjadi

Kembalinya Sang Raksasa

Kredit foto: SayNaija   Kawan-kawan, Dalam surat kali ini, saya masih akan bercerita tentang Karl Marx. Menurut saya, jika kemudaan abadi seorang penulis ditandai dengan

Pendidik dan Pendidikan untuk Emansipasi

Kredit ilustrasi: kamiljurowski.wordpress.com   SEPERTINYA bukan suatu hal yang berlebihan ketika kita mengatakan Indonesia saat ini berada di tengah-tengah kebencian, kekerasan, konflik, penghancuran ekologi dan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.