1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 83

Harian Indoprogress

Paradigma pembangunan baru tidak boleh mengulangi model lama yang mengorbankan alam dan manusia demi keuntungan. Ia harus berusaha mengambil unsur-unsur baik dari pengalaman masa lalu sekaligus mengelola hubungan antara alam dan manusia secara hati-hati demi kepentingan masyarakat.
Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.
Kwir yang kesejahteraan dan keamanan materialnya bergantung pada keluarga akan menghadapi rasa cemas yang berlipat ganda.
Sistem kekuasaan modern telah belajar cara bertahan lebih lama dari amarah publik, memprofesionalkan perlawanan, menunggu massa membubarkan diri dari ruang publik, serta mengkriminalisasi kegigihan aksi.

Harian Indoprogress

Sebelum Bertesis, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   SEBAGAIMANA acap kali terjadi menjelang kontes elektoral, kalangan gerakan sosial dan progresif di Indonesia kembali disibukkan oleh sebuah ‘pertanyaan

Membangun Infrastruktur untuk Siapa?

Warga Celukan Bawang menolak pembangunan PLTU. Kredit foto: Metrobali.com   SEHARI sebelum ulang tahun kemerdekaan lalu, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Denpasar memberi kado pahit

Tentang “Publik”-nya Kebohongan Publik

Kredit ilustrasi: Megapixl   KONON, Ruang Publik adalah ruang deliberasi, yaitu ruang di mana orang mengartikulasikan kepentingan dan aspirasinya dalam suasana demokrasi. Problemnya kemudian adalah

IMF dan Ilusi Pembangunan

Kredit foto: Wrong Kind of Green   SATU dimensi yang tidak saya suka dari teori-teori liberalisme ekonomi adalah dimensi ketimpangan (inequality) yang mengakar dan tak

“Zhaharal Fasadu Fil Barri wal Bahri”

Kredit ilustrasi: BUSET Indonesian Magazine in Australia “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka

Dari Massa Mengambang Ke Konsumen Fetisis

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   TERNYATA kita itu konsumen pemilu belaka. Sejak UU Nomor 23 Tahun 2003 Tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden secara

Mungkinkah Merumuskan Tesis Kiri untuk Pemilu?

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   SERIAL tulisan yang saling mengomentari di IndoPROGRESS (IP) beberapa minggu terakhir ini, harus dipuji karena menyediakan ruang yang aman

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.