1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 70

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Etika Desain Demi Mencegah Desain Yang Merusak

Kredit ilustrasi: lazada.co.id PASKA pemilu serentak 2019, tidak bisa dipungkiri, bangsa Indonesia mengalami keterbelahan sosial yang cukup mengkhawatirkan. Pendukung paslon presiden membentuk dua kutub yang

Perkawinan Anak dan Reproduksi Kapital

Kredit ilustrasi: The Conversation PADA tulisan saya sebelumnya bertajuk Keluarga versus Keluarga, tertanggal 20 Juni 2019, saya mengangkat topik tentang pertarungan memperebutkan wacana keluarga yang

Mendesaknya Kebutuhan Akan Pendidikan Bersama

Kredit ilustrasi: Yohanes Andreas Iswinarto SAAT ini gerakan Kiri sedang dalam keadaan terpuruk di hampir segala front: teori, politik, dan organisasi. Secara objektif (dalam relasinya

Agenda Sosial Ekonomi Progresif Pasca Pemilu

Kredit ilustrasi: Cooperative Grocer PEMILU yang menimbulkan polarisasi, secara formal, telah usai. Namun ketegangan di lingkar elite masih begitu panas. Apapun hasilnya, bagi gerakan kaum

Berperang dan Berdamai di Bali

Kredit foto: CNN Indonesia BALI sebenarnya akrab dengan “perang”. Hal ini bisa dilihat dari patung-patung bertemakan peperangan dalam dunia pewayangan yang banyak bertebaran di jalanan

Kapitalisme Belanda dan Perbudakan

Kredit foto: radiobudiluhur.com PADA tahun 1944, pemikir anti-kolonial Karibia, Eric Williams, menulis karya klasiknya Capitalism and Slavery. Buku itu berargumen bahwa kekayaan melimpah yang dipompa

Menguji Tesis (Partai) Politik Alternatif

Kredit foto: democracyandclasstruggle.blogspot.com Tanggapan atas tulisan Bagus Anwar yang berjudul “8 Tesis Politik Alternatif”. KAMPANYE politik alternatif selalu mengemuka tiap 5 tahun sekali, persis seperti

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.