1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 115

Paling Sering Dibaca

Wilson : Organisasi Rakyat Harus Menuliskan Sendiri Sejarahnya!

SIAPA yang kini mengenal Marsinah? Ia tak ada dalam buku-buku pelajaran di sekolah, termasuk dalam buku-buku motivasi yang berjejer rapih di toko-toko buku. Tapi, apa yang dilakukannya telah membangkitkan keberanian kaum buruh hingga saat ini. Marsinah adalah buruh perempuan yang dibunuh rezim Orde Baru Soeharto ketika sedang memperjuangkan hak-hak buruh PT. Catur Putra Suryo pada tahun 1993. Marsinah ditemukan tak bernyawa pada tanggal 8 Mei 1993. Hingga kini, kasusnya tak pernah diusut hingga tuntas. Sejarah memang ditentukan penguasa. Orang-orang pemberani yang melawan ketidakadilan seperti Marsinah disembunyikan dari sejarah. Sebaliknya, orang-orang macam Soeharto malah mau diangkat sebagai pahlawan.

Marxisme dan Teka-Teki Telur-dan-Ayam

PEMBACA pasti pernah mendengar pertanyaan teka-teki populer ini: ‘mana dulu, ayam atau telur?’ Sepintas pertanyaan ini tak punya jawaban. Apalagi konteksnya obrolan buang-buang waktu di

Buruh: Kaum yang Terlupakan Atau Melupakan?

Kredit foto: gUMAM   SAYA adalah seorang pekerja atau akhir-akhir ini saya lebih senang dipanggil buruh. Alasannya, dengan dipanggil buruh, saya merasa lebih berideologi dan

Dari Benturan ke Konsolidasi: Tentang NU dan ‘Buku Putih’ 1965

KENYATAAN pahit selama Orde Baru, idealnya menjadi pembelajaran bagi warga Nahdliyyin bahwa dalam kasus 1965, bukan saatnya mencari lagi siapa pihak yang paling dipersalahkan, NU atau PKI. Karena keduanya, pada dasarnya, merupakan korban dari proses penghancuran gerakan kerakyatan secara struktural yang berlangsung dalam transisi antara Orde Lama dan Orde Baru. Dalam hal ini, diskusi yang berkutat semata-mata pada siapakah yang paling berhak dianggap korban antara NU dan PKI, antara ‘kita’ dan ‘mereka,’ akan menjebak ke dalam konteks yang sempit dan parsial, karena memisahkan konteks yang lebih luas yang melatari konflik antara dua massa besar itu.

Masyarakat Sipil: Kuda Troya untuk Neoliberalisme?

DALAM diskursus pembangunan dan politik, konsep masyarakat sipil (civil society) sudah menjadi semacam obat untuk segala penyakit pembangunan dan politik. Korupsi dan tata kelola pemerintahan

Mengapa Sulit Minta Maaf?

DALAM memandang genosida 1965, kita secara sederhana bisa menggunakan dua perspektif. Pertama, perspektif hak asasi manusia (HAM); dan kedua melihatnya dari perspektif ekonomi politik (ekopol).

Kiri Takfiri

Kredit ilustrasi: www.pinterest.com   AKSI Bela Islam Super Damai tanggal 2 Desember 2016 kemarin, atau yang lebih populer disebut dengan aksi 212, punya dimensi menarik

Agenda Sosial Ekonomi Progresif Pasca Pemilu

Kredit ilustrasi: Cooperative Grocer PEMILU yang menimbulkan polarisasi, secara formal, telah usai. Namun ketegangan di lingkar elite masih begitu panas. Apapun hasilnya, bagi gerakan kaum

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.