1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 113

Paling Sering Dibaca

Masya Alloh Lenin, Masih Soal Kelas?!

Gambar diambil dari ideologicalfightback.com   DI BEBERAPA tulisan sebelumnya (di sini dan di sini), saya sudah paparkan bahwa kelas itu kategori sosial yang dipertautkan relasi

Neoliberalisme, Krisis dan Perlawanan Rakyat

Jurnal Indoprogress III/ Januari 2013 Krisis ekonomi 1997 memberikan pemahaman kepada rakyat Indonesia bahwa rezim ekonomi politik otoriter Orde Baru Soeharto yang saat masih berkuasa,

Dua Tubuh Soekarno

Bagaimana Prabowo dan Jokowi menampilkan diri mereka sebagai pelanjut presiden pertama Indonesia, Soekarno.   PENIRU Soekarno yang mana yang akan Anda pilih? Yang mengenakan peci

“SMK Bisa!”: Jalan Menuju Mobilisasi atau Marginalisasi?

“Inferioritas SMK semakin menjadi dengan banyaknya stigma sosial yang disematkan ke pelajar SMK. Sepanjang tahun 2020, misalnya, publik ramai mencap negatif partisipasi pelajar SMK di aksi menentang omnibus law. Partisipasi mereka dianggap sebagai kenakalan remaja, alih-alih memahami bahwa memang karena omnibus law berdampak negatif pada nasib mereka di pasar tenaga kerja kelak.”

Tragedi Para Pemimpi

Ilustrasi oleh Illustruth ORANG-ORANG tahu Parasite padat alegori. Kecuali bapak-bapak bersemangat yang ingin film kritik kapitalisme cuma berisi bakuhantam dua jam penuh dengan aparat, orang paham

Memento Dari Pulau ‘Purgatorio’

(Sebentuk Apresiasi atas Buku Hersri Setiawan Memoar Pulau Buru I)[1]   Budi Irawanto[2]   Ibergekumene tsores iz gut tsu dertseylin. Troubles overcome are good to

Membaca Manifesto Komunis Secara Dialektis

“Working men of all countries, unite!”[1] adalah kalimat penutup Manifesto Komunis (selanjutnya Manifesto) yang paling sering dilafalkan. Frasa ini bukan slogan tanpa landasan teoritik. Pertama,

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.