1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 73

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Fungsi Agama di Bumi Oligarki

Kredit foto: Hidayatullah.com DALAM riuh rendah perdebatan sosial politik menjelang pemilihan umum 2019 ini, salah satu tema yang menjadi perbincangan cukup serius adalah isu lingkungan

Sexy Killers, Batu Bara dan Oligarki

Kredit foto: Klik Samarinda JIKA kita membayangkan perdebatan pemilu yang berlangsung berbulan-bulan, kita yang tidak punya data, akan disuguhkan keributan dan dipertontonkan oleh dua kubu

Umat Islam dan Pertanyaan tentang Pengetahuan

Penampakan Lubang Hitam (Black Hole). Kredit foto: New Scientist TAHUN 2019, dunia dihebohkan oleh penemuan ‘lubang hitam’ (black hole) oleh jaringan peneliti beberapa negara. Temuan

Hutannya Boleh, Orangnya Trada

Kredit ilustrasi: suara dari hati – WordPress.com Sejarah kehutanan negara dan kenyataan pemanfaatan hutan menunjuk pada ketegangan antara negara dan petani tentang akses dan kendali.

Negeri, Negara & Menjadi Merdeka (I)

Kredit ilustrasi: akarfoundation.wordpress.com ‘Tim-Tim’, Orde Baru & Nasionalisme-Amarah “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya ..” (W.R. Soepratman, Indonesia Raya, 1945) POLITISI mempunyai budaya politik tertentu. Di Indonesia,

Sesudah Pemilu Usai

Kredit foto: Mata Mata Politik APA yang akan dihadapi aktivis dan gerakan perempuan (feminis) sesudah pemilu 17 April 2019?  Dalam tulisan ini saya tidak akan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.