
Grundrisse Marx: Tidak Lengkap Tapi Profetik
Pada 1857 – sebagaimana 150 tahun kemudian pada 2007, dengan krisis yang dipicu oleh pinjaman ‘subprime’ – Amerika Serikat telah menjadi pentas teater bagi meletusnya
HomeHarian Indoprogress

Pada 1857 – sebagaimana 150 tahun kemudian pada 2007, dengan krisis yang dipicu oleh pinjaman ‘subprime’ – Amerika Serikat telah menjadi pentas teater bagi meletusnya

Kredit ilustrasi: Katolisitas.org BAGAIMANA seseorang bisa memaknai kredo tentang Allah sebagai ‘Pencipta Langit dan Bumi’ sebagai seorang Kristen sekaligus Marxis? Problematisasinya mungkin bisa dimulai dari

Kredit ilustrasi:Deskgram BELUM lama berselang mencuat berita mengenai protes yang dilakukan oleh dua orang mantan pekerja PT Jaba Garmindo kepada korporasi yang bergerak di industri

Kredit foto: Hidayatullah.com DALAM riuh rendah perdebatan sosial politik menjelang pemilihan umum 2019 ini, salah satu tema yang menjadi perbincangan cukup serius adalah isu lingkungan

Kredit foto: Klik Samarinda JIKA kita membayangkan perdebatan pemilu yang berlangsung berbulan-bulan, kita yang tidak punya data, akan disuguhkan keributan dan dipertontonkan oleh dua kubu

Penampakan Lubang Hitam (Black Hole). Kredit foto: New Scientist TAHUN 2019, dunia dihebohkan oleh penemuan ‘lubang hitam’ (black hole) oleh jaringan peneliti beberapa negara. Temuan

Kredit ilustrasi: suara dari hati – WordPress.com Sejarah kehutanan negara dan kenyataan pemanfaatan hutan menunjuk pada ketegangan antara negara dan petani tentang akses dan kendali.

Kredit ilustrasi: akarfoundation.wordpress.com ‘Tim-Tim’, Orde Baru & Nasionalisme-Amarah “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya ..” (W.R. Soepratman, Indonesia Raya, 1945) POLITISI mempunyai budaya politik tertentu. Di Indonesia,

Kredit ilustrasi: Monthly Review Kritik Terhadap Sosialisme Borjuis Kecil DALAM pemilihan umum bulan Januari 1877, Partai Buruh Sosialis Jerman (the Socialist Workers’ Party of Germany)

Kredit foto:Pinterest When the missionaries came to Africa they had the bible and we had the land. They said “Let Us Pray”. We closed our
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.