Artikel

Revolusi merupakan tindakan kolektif rakyat biasa untuk mengubah sistem yang menindas dan mengeksploitasi mereka, sekaligus membangun sistem baru yang membebaskan. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa setelah Revolusi Prancis, unsur-unsur rezim lama tidak sepenuhnya berhasil ditaklukkan.
Karya ini memiliki arti penting bukan sekadar sebagai sumbangan pemikiran akademik dalam memahami neoliberalisme secara struktural, melainkan juga sebagai perangkat analisis kritis bagi kalangan aktivis dalam membaca dinamika kekuasaan, strategi kapital, serta peluang-peluang perlawanan.
Politik kiri yang matang membutuhkan kedisiplinan dalam hal ketidaksepakatan. Perdebatan harus terjadi pada hal-hal yang penting dan di ruang yang memperjelas strategi, bukan sebagai peperangan publik yang permanen.
Belenggu utang hijau merujuk pada kondisi ketika pekerja tidak hanya diikat oleh skema kredit, sewa kendaraan, atau sistem komisi platform aplikasi. Lebih dari itu, mereka secara struktural dipaksa bertahan dalam pekerjaan yang rentan karena minimnya pilihan pekerjaan lain yang layak.

Artikel

Marxisme dan Multiverse

Selama masih ada bentuk masyarakat dengan penindasan satu kelas atas kelas lain yang dilanggengkan melalui eksploitasi, maka marxisme akan tetap selalu relevan entah bagaimanapun tampilannya.

Para Pekerja Seks, Bersatulah!

Pekerja seks hampir selalu dipandang sebelah mata. Perempuan dalam industri tersebut bahkan berada dalam kondisi yang lebih terstigmatisasi dan rentan. Keberadaan serikat menjadi penting untuk melindungi mereka.

Pemberontakan Prancis

Prancis tengah bergejolak. Pemicunya adalah kebijakan penaikan usia pensiun. Namun itu hanya permukaan. Orang-orang memang muak dengan pemerintah yang berbuat sesukanya. Tatanan mulai retak.

Fatia dan Haris, Kami Bersama Kalian

Kasus yang menjerat Fatia dan Haris adalah teater hukum yang mengulang kembali era diktator Soeharto: perasaan pejabat jadi alasan menyeret aktivis ke meja persidangan

Darsono, Anak Revolusi Kala Fajar Pergerakan Kiri Menyingsing

Darsono adalah satu dari pribumi pertama yang memeluk komunisme. Kendati putus relasi dengan gerakan kiri di masa tua, namanya akan tetap selalu menggema dalam sejarah perkembangan komunisme di Indonesia; sekaligus sebagai proto-komunis di samping Semaun, Tan Malaka, dan Haji Misbach.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.