
#KaburAjaDulu: Kita Memang Disingkirkan Perlahan
Proyek ekonomi-politik yang menutup akses kesejahteraan memang memaksa rakyat untuk pergi.

Proyek ekonomi-politik yang menutup akses kesejahteraan memang memaksa rakyat untuk pergi.
Inilah pendapat yang dilontarkan sebuah koalisi pejabat dan pengusaha China, “Kalau China membiarkan perusahaan multinasional mengadakan merjer dan akuisisi seenaknya, China hanya akan menjadi pekerja
MUNGKIN ini hanya kebetulan. Tak lama setelah Mahkamah Agung memenangkan gugatan Soeharto terhadap majalah Times karena pemberitaan tentang harta hasil korupsi ‘Bapak Pembangunan’ itu, Bank
SEJAK akhir Mei, dunia menyaksikan Turki yang mengalami pergolakan di Alun-alun Taksim dan Gezi. Kasus yang kini masih memanas itu, mulanya dipicu penolakan publik terhadap rencana pemerintah Recep Tayyip Erdogan untuk merombak kawasan hijau Alun-alun Gezi menjadi kompleks pertokoan.
Mengapa persoalan yang ‘tampak sepele’ ini memicu reaksi besar, sampai-sampai ada yang secara berlebihan menyebutnya Musim Semi Turki?
Memanasnya situasi Turki, oleh sebagian dinilai karena terlalu eksesifnya pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) dalam merespons situasi. Sosok Erdogan juga dianggap sebagai faktor penting. Figur Perdana Menteri Turki itu, oleh Mustafa Akyol dianggap terlalu sering menggunakan teknik konfrontasi guna mengonsolidasi dukungan politik di basis pendukungnya. Namun, ini hanya menjelaskan pemicu, bukan penyebab dari pergoalakan Turki terkini.
Prolog Pasang surut penegakan HAM dan pengungkapan kejahatan masa lalu di Indonesia, membuat kita, untuk kesekian kalinya, harus menarik nafas dalam-dalam. Setelah lebih dari dua
SALAH satu masalah terbesar yang dihadapi seluruh negara-negara di dunia saat ini, adalah masalah perdagangan perempuan dan anak. Perempuan di jajakan untuk dijadikan budak seks,
Senin 24 Juli di Jenewa perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kolaps. Ia menyisakan renungan bahwa ada kesalahan besar di tengah sistem perdagangan dunia saat ini.
Tenggat 30 April 2006 telah tamat. Teks kesepakatan yang disetujui di dalam Ministerial Declaration Hong Kong Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kini terancam tak maju-maju. Modalitas

Akumulasi kapital bukanlah “peristiwa harian” yang harus diterima begitu saja, melainkan sistem yang predatoris, menjadi pelaku utama atas segala persoalan kemiskinan dan kemelaratan.

Buku yang akan diulas ini menjadi salah satu bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin berkenalan dengan dan menyelami horizon pemikiran operaismo.
SETELAH melewati enam hari perundingan eksklusif dan tertutup (13-18 Desember 2005), keputusan mengenai adanya Ministerial Declaration sebenarnya mengejutkan seluruh pihak. Apalagi bila diingat bahwa, terutama
Catatan untuk Wilson Artikel panjang Wilson, “Kaum Pergerakan dan Politik Lokal,” menarik untuk ditindaklanjuti. Setelah melakukan penilaian dan sejumlah kritik, artikel itu menawarkan sesuatu yang
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.