1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 268

Paling Sering Dibaca

Jalan Keadilan di Amerika Latin

“”Bila kita hendak mengentaskan kemiskinan, kita harus berikan kekuasaan, pengetahuan, tanah, kredit, teknologi, dan organisasi pada si miskin” Hugo Chavez, 2005. Sejak tahun 1998, para

Memperjuangkan 2017

TAHUN 2016 telah berakhir. Bagi banyak orang di Bumi ini, tahun 2016 dapat dikatakan sebagai tahun yang benar-benar kupret secara politik. Dari semakin menguatnya ekspresi

Tak Ada Yang Disebut Kecelakaan

BENCANA  Tokyo beberapa hari belakangan ini, begitu menyita perhatian warga dunia. Gempa 8,9 skala richter yang berujung pada ledakan beberapa reaktor Nuklir Fukushima Daiichi, menambah

Potret Reformasi TNI 2006

Sepanjang tahun 2006, sejumlah agenda transisi demokrasi berkait reformasi sektor keamanan, khususnya TNI berjalan lambat. Di sektor ini, Pemerintahan SBY-JK masih menjalankan reformasi TNI yang

Fitri Yang Istiqomah

LAHIR di Jakarta, besar di Karawang, kerja dan kuliah, menjadi ketua Kohati (Korps HMI-wati), aktif di FSPEK-KASBI dan kini juga kader PRP. Sekalimat tersebut barangkali

Marta Harnecker di Rubrik Kajian

Simak tulisan terbaru di rubrik Kajian dari Marta Harnecker berjudul: Militer Venezuela: Terbentuknya Sebuah Peyimpangan. Redaksi.

Melawan Kediktatoran Televisi

MEMAHAMI keberadaan televisi (TV) sebagai sebuah kekuatan ekonomi-politik, akan membantu kita menjelaskan berbagai macam kejadian seputar keberadaan media berteknologi audio-visual. TV, yang telah terbukti membawa

Menghimpun Kekuatan Gerakan Pekerja

Irsan Husain BEBERAPA waktu lalu kelas pekerja di Eropa melakukan demonstrasi besar-besaran. Ribuan demonstran turun ke jalan kota Madrid, Barcelona, dan Valencia. Mereka memprotes tindakan

Menakar Peran Gerakan Kiri dalam Kejatuhan Morsi

ARTIKEL saya sebenarnya bertujuan untuk menjelaskan kenapa Morsi jatuh dari kekuasaannya yang terpilih secara demokratis di sebuah negara yang demam revolusinya tengah berkobar. Tetapi rupanya Waluyo menganggap bahwa dengan menjelaskan sebab-sebab kejatuhan Morsi, yang kemudian ditelikung oleh kudeta militer itu, tak lain merupakan pembenaran atau pembiaran atas kudeta militer tersebut. Waluyo rupanya ingin agar saya tak perlu memberi penjelasan, tak usah mencari tahu sebab-sebab kenapa Morsi yang kekuasaannya baru seumur jagung itu didemonstrasi oleh puluhan juta rakyat Mesir. Usaha seperti itu, menurut Waluyo, adalah sia-sia, toh Morsi jatuh oleh kudeta militer. Yang paling penting bagi Waluyo adalah bagaimana sikap saya terhadap kudeta militer itu sendiri. Mendukung atau menolak? Berdiri di barisan pemerintahan yang sah (legitimate) atau berdiam serta berpihak pada kudeta militer?

Apakah Indonesia Kekecualian?

Inilah pendapat yang dilontarkan sebuah koalisi pejabat dan pengusaha China, “Kalau China membiarkan perusahaan multinasional mengadakan merjer dan akuisisi seenaknya, China hanya akan menjadi pekerja

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.