
Selamat Jalan, Bung Anantaguna!
Adakah duka lebih duka yang kita punya kawan meninggal dan darahnya kental di pipi tapi kenangan kesayangan punya tempat dalam hati BARIS-barus di atas penggalan

Adakah duka lebih duka yang kita punya kawan meninggal dan darahnya kental di pipi tapi kenangan kesayangan punya tempat dalam hati BARIS-barus di atas penggalan

PEMEKARAN daerah dan provinsi di Papua tak lepas dari hadirnya Undang-Undang Otonomi Khusus (UU Otsus) Papua tahun 2001 yang juga mengatur pemekaran Daerah Otonomi

PERISTIWA pembunuhan tujuh orang jenderal dan seorang perwira Angkatan Darat 54 tahun lalu (1965), yang disebut G.30.S, mengakibatkan pengejaran, penangkapan, pembantaian dan pemenjaraan pimpinan, kader,

Kredit ilustrasi: Godsloveandlaw’s Blog BAGAIMANA cara kita mendekati teologi? Apakah sama seperti kita mendekati ilmu-ilmu alam dengan argumentasi-argumentasi modernis yang berjarak? Apakah agama itu sesuatu

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) SAYA tak gemar suudzon. Drama Ratna Sarumpaet, yang tak kalah recehannya dengan serial televisi Tanah Air kegemaran kalian, konon,

Kredit foto: amoils.com SEMINGGU lalu saya naik taksi untuk pergi ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Setelah menjelaskan tujuan dan meramalkan cuaca, saya bertanya

Para seniman sayap kiri Rusia, pada periode Lenin, banyak mengklaim bahwa revolusi artistik mendahului revolusi politik. Film sebagai sebuah medium yang mampu merekam “gerak” adalah

Ilustrasi oleh Illustruth ORANG-ORANG tahu Parasite padat alegori. Kecuali bapak-bapak bersemangat yang ingin film kritik kapitalisme cuma berisi bakuhantam dua jam penuh dengan aparat, orang paham
“Bunga telah berguguran, dimusim semi nanti pasti mekar kembali simpan harum-wanginya hingga di tahun mendatang.”-Mao Zedong- KALAU saja Amir Sjarifuddin, tidak dipenjara balatentara pendudukan Jepang,

MENJELANG akhir tahun 2015, tepatnya 31 Desember 2015, dunia pendidikan kita disuguhkan dengan berita pelantikan Dirjen Kebudayaan yang baru, DR. Hilmar Farid. Pelantikan Hilmar Farid

DALAM tulisan sebelumnya kita sudah membahas karya-karya Oscar Wilde secara cukup detail. Kali ini, saya akan membahas era Victoria, yakni konteks waktu di mana Wilde tumbuh, berkarya dan merumuskan kritiknya. Wilde adalah anak zaman sekaligus salah seorang kritik terdepan atas Victorianisme, suatu periode yang memungkinkan Wilde berkembang, yang dia kritik secara keras namun jenaka, namun secara ironis akhirnya menjebloskan dirinya ke dalam penjara—satu dari sedikit contoh turbulensi sejarah yang dialami oleh masyarakat Inggris dalam perkembangannya di masa tersebut.

Ilustrasi: Illustruth Pada tahun 2005 Fidel Castro pernah melayani sebuah wawancara televisi. Ia diwawancarai oleh seorang pria yang mengenakan kaos Ernesto “Che” Guevarra, beranting, berkalung
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.