
Yang Lenyap dalam Senyap
ADORNO pernah berkata bahwa menulis puisi sesudah peristiwa Auschwitz adalah tindakan barbar. Yang ia maksud terutama adalah puisi lirik. Di atas tumpukan tubuh yang gosong

ADORNO pernah berkata bahwa menulis puisi sesudah peristiwa Auschwitz adalah tindakan barbar. Yang ia maksud terutama adalah puisi lirik. Di atas tumpukan tubuh yang gosong

DALAM beberapa pekan terakhir, kita kembali disuguhkan maraknya aksi teror yang dilakukan sekelompok orang, mulai dari pengrusakan fasilitas umum secara membabibuta, hingga yang berujung meregangnya

Kredit foto: mediarumahdijual.wordpress.com SEJAK tahun 1980an, pemerintah Indonesia telah mempromosikan program sertifikasi tanah (PST) sebagai strategi nasional untuk memfasilitasi pembangunan nasional. Promosi ini telah

SEJAK rezim Orde Baru (Orba) berkuasa pada 1965, hubungan antara Agama dan Marxisme dikonstruksikan seperti air dan api, terpisah dan saling meniadakan. Dalam konstruksi Orba,

Kredit ilustrasi: What in the World? DULU ada seorang kawan yang hampir tiap malam menghujani saya dengan diskusi-diskusi berat seperti “persamaan kaum anarkis dan

SEJAK UU N0.26/2000 terbit, sudah ada sembilan peristiwa yang diduga sebagai pelanggaran HAM berat, telah diselidiki oleh Komnas HAM. Peristiwa-peristiwa tersebut menurut urutan waktu terjadinya

Di Taman Eden tidak ada bangsawan dan karena itu tatanan masyarakat yang menjalankan sistem perhambaan bukanlah kehendak Allah. Ia sah untuk dilawan dan ditumbangkan.

KETIKA Ralf Hütter, sosok di balik synthesizer dalam grup musik elektronik Kraftwerk, berujar: “We are not musician, we are musical worker” (lihat video Krautrock: The
Sekelumit ‘Peta Navigasi’ Pengantar BANYAK diskusi mengenai reforma agraria di tanah air, dalam kesan saya, kerap tidak jelas arahnya karena mereka yang berdebat sering membayangkan

BEBERAPA hari setelah kepergian Wijaya Herlambang, kawan Martin Suryajaya menuliskan obituari yang bertenaga dan tak biasa sebagaimana umumnya sebuah obituari. Di sana Martin membabarkan tugas

Kredit foto: Didaktika UNJ DEMONSTRASI kaum muda (Mahasiswa dan Pelajar/STM) sejak tanggal 19 hingga 30 September 2019, merupakan fenomena baru di zaman milenial. Mahasiswa dan

Tawaran Menyinergiskan Teori dan Praktik Gerakan Pengantar DI AKHIR pemerintahan otoriter Soeharto, gerakan rakyat mulai tumbuh dengan subur meskipun dihadapkan pada tindakan represi yang sadis.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.