1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 104

Paling Sering Dibaca

Ketidakberdayaan sebagai Landasan Kebenaran

“Menghadirkan suara-suara marjinal dalam ruang maupun wacana publik bukan lagi sekadar soal inklusivitas, melainkan juga soal sejauh mana kita ingin mendekatkan diri kepada kebenaran yang membawa kita kepada pembebasan.”

Melawan Fundamentalisme Agama: Perppu Bukan Solusi

Kredit ilustrasi: http://newsfirst.lk   PERATURAN Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas resmi diberlakukan oleh pemerintah, Rabu (12/7) pekan lalu. Alasan pemerintah

Suara Tuhan

Kredit foto: amoils.com   SEMINGGU lalu saya naik taksi untuk pergi ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Setelah menjelaskan tujuan dan meramalkan cuaca, saya bertanya

Amir Sjarifuddin, Politikus Negarawan (1)

“Bunga telah berguguran, dimusim semi nanti pasti mekar kembali simpan harum-wanginya hingga di tahun mendatang.”-Mao Zedong- KALAU saja Amir Sjarifuddin, tidak dipenjara balatentara pendudukan Jepang,

Marxisme dan Epikureanisme

DALAM perbincangan sehari-hari, Marxisme punya hubungan yang agak aneh dengan hedonisme. Di satu sisi, ada orang kebanyakan yang setidaknya pernah mendengar bahwa Marxisme didasarkan pada

Waktu Pasca-Apokaliptik

Represi politik menghalangi perubahan dari dalam; sanksi menutup pintu terhadap dunia luar. Keduanya bersama-sama menyempitkan ruang gerak rakyat sebagai pelaku sejarah.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Sebuah Kritik

Catatan Singkat untuk Gerakan Buruh DI BANYAK negara Asia, tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), umumnya dipahami sekadar proyek pembangunan komunitas yang

Memimpikan Bersatunya Pemikiran Kiri

KETIKA kapitalisme bekerja meruyak meresapi sendi-sendi kehidupan dengan begitu solidnya, kita, kaum kiri, masih dihadapkan pada peliknya menghadapi pertentangan-pertentangan internal, saling sikut dan konfrontasi pemikiran,

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.