
Tasawuf dan Pembebasan
Kredit ilustrasi: SlideShare ADA dua poin utama yang akan kita diskusikan untuk menakar kadar progresivitas tarekat, yakni pada level gagasan dan gerakan. Yang pertama,

Kredit ilustrasi: SlideShare ADA dua poin utama yang akan kita diskusikan untuk menakar kadar progresivitas tarekat, yakni pada level gagasan dan gerakan. Yang pertama,

Kredit ilustrasi: feroviarul.ro REFORMASI bergema lebih awal di Medan, Sumatera utara, dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Tanggal 30 April 1998, delapan kampus di

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) DALAM sejarah dunia maupun di Indonesia terlihat adanya pola: bangkitnya radikalisasi politik perempuan dan revolusi merupakan satu paket politik

Rancière bukan penganjur penghilangan batas antara benda seni dan benda sehari-hari. Baginya, revolusi estetik adalah peruntuhan konfigurasi sosial yang membagi masyarakat ke dalam sekat-sekat sosial yang hierarkis

Nilai bisnis melesat sementara semua aktivitas dilumpuhkan pandemi? Kok bisa?

Meski saling tergantung, tetap saja tengkulak-lah yang memiliki kendali lebih besar dibanding petani. Bagaimana bentuk ketergantungan ini?

Kredit ilustrasi: Online University of the Left MENGUATNYA populisme kanan di Indonesia dari waktu ke waktu, dalam beberapa tahun terakhir, telah mendorong lahirnya beragam diskursus

Dalam konteks investasi dan libido pembangunan infrastruktur yang menggusur warga, rezim kerap menggunakan kata ‘relokasi’ atau ‘menggeser’, atau menggunakan ‘untuk kepentingan umum’ yang sebenarnya berarti ‘untuk kepentingan orang-orang kaya dan korporasi.’ Bahkan frasa ini jadi judul salah satu undang-undang, yaitu UU Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Eufimisme bahasa juga dipakai setelah menggusur. Tahun lalu, Jokowi mengklaim warga yang digusur akan mendapat ‘ganti untung’ dan meminta media berhenti menggunakan ‘ganti rugi’.

Kredit foto: socialistworkeronline.net Alles durch die Revolution!! Alles fur die Revolution!! Semuanya melalui Revolusi, semuanya untuk Revulusi! (Propaganda Clara Zetkin pada 1921 untuk mendukung

Bunga rampai ini layak dibaca mereka yang ingin menyelam lebih jauh tentang seluk-beluk seorang intelektual hebat yang pernah dilahirkan oleh Indonesia: George Junus Aditjondro.

Yogyakarta darurat sampah, dan yang menanggungnya —ekonomi hingga kesehatan— adalah warga di lapisan terbawah.

BAGI para pengkaji sejarah politik Indonesia modern, nama Herbert Feith adalah salah satu yang tak bisa dilewatkan. Bukunya, The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia,
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.