1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 228

Paling Sering Dibaca

Sebuah Gugatan bagi Kaum Muslim Demokrat di Indonesia

Kategori Muslim pro-demokrasi yang digunakan dalam artikel ini tidak digunakan secara longgar, dalam artian semua kalangan aktor-aktor politik Muslim yang memanfaatkan proses politik dalam kelembagaan politik demokrasi untuk memperjuangkan tujuan-tujuan politiknya. Pengertian Muslim pro-demokrasi merujuk pada kalangan aktor-aktor Muslim yang memiliki komitmen terhadap perjuangan kesetaraan dalam hak-hak sipil dan politik, memperjuangkan ide-ide toleransi dan pluralisme dalam bingkai kebangsaan, dan memisahkan diri dari agenda politik menegakkan syariah dan Negara Islam. Perjuangan kaum Muslim pro-demokrasi ini memiliki komitmen terhadap penafsiran Pancasila sebagai sebuah pijakan ideologi bersama warga Negara Indonesia dengan tidak mengutamakan ideologi Islam di atas yang lainnya. Dari pembatasan ini, tulisan ini tidak terbatas pada menguji komitmen mereka terhadap nilai-nilai kultural demokrasi (toleransi, pluralisme dan nilai-nilai inklusifitas) serta perjuangan hak sipil dan politik, namun juga memotret komitmen kaum Muslim pro-demokrasi terhadap-agenda yang selama ini tak tersentuh dalam wacana Islam dan demokrasi di Indonesia- berbagai bentuk imperatif dalam ekonomi-politik liberal (menolak distorsi politik terhadap berjalannya ekonomi pasar, pemerintahan yang transparan, anti oligarkhi dan aliansi bisnis-politik, penciptaan kondisi politik demokratik yang bersih dari praktik politik uang, korupsi serta agenda politik liberal lainnya).

Bukan Persatean

BEBERAPA waktu lalu, tiba-tiba kita  menyaksikan peristiwa tolol dan memuakkan: pelarangan acara diskusi buku Tan Malaka, karya sejarawan Harry A. Poeze. Pelaku pelarangan ini adalah

‘…Eh Ujan Gerimis Aje…’

MUSIM hujan sudah mengetuk pintu Jakarta. Dan ini bukan tamu yang ditunggu dengan suka-cita. Bagi mayoritas orang Jakarta, hujan adalah kutukan. Ketika musim hujan tiba, segala iba dan belas-kasih tercurah ke kota ini. Dari kerabat, kawan yang ada di luar Jakarta atau pendatang baru, atau para pengunjung sesaat. Setiap ada berita tentang banjir di salah satu kelurahan di Jakarta muncul di televisi, orang tua di kampung—bukan orang tua saya tentu saja—cepat-cepat menghubungi ponsel anaknya yang sudah 7-8 tahun hidup di Jakarta.

Kritik atas Program

KETIKA mendengar pidato presiden Joko Widodo di depan kelompok bisnis di pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Beijing, Cina beberapa hari lalu, sontak muncul pro-kontra

Festival Belok Kiri Dan Kedegilan

PADA bagian awal Dunia Sophie. Sebuah Novel Filsafat (1996), Jostein Gaarder menampilkan sosok Sophie kecil yang penasaran akan surat-surat salah kaprah nan misterius yang hinggap

Preman Ekonomi Di balik UUPM

Ketika mayoritas fraksi di DPR RI, menyetujui Rancangan Undang Undang Penanaman Modal (RUUPM) menjadi Undang Undang Penanaman Modal (UUPM) pada akhir Maret lalu, sebenarnya yang

Masa Depan adalah Masa Lalu

PEMILIHAN presiden pada Juli ini, merupakan pilpres terakhir bagi elit politik didikan dan binaan rezim orde baru. Tengok saja figur-figur seperti Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie,

Buruk Rupa Rimpang Dibelah

Alih-alih mempersoalkan kekurangan gerakan rimpang, lebih baik kita memikirkan cara-cara untuk memastikan agar muara dari segala model gerakan justru menjadi gerakan politik transformatif.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.