1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 230

Paling Sering Dibaca

Ancaman Kekerasan Melalui Proyek Infrastruktur

Foto diambil dari jakartagreater.com   DALAM buku Membedah Tantangan Jokowi-JK, saya menulis bahwa pasangan ini mewarisi sebuah negara yang sangat buruk kondisinya. Tahun ketika Jokow-JK

Golkar dan Lapindo

MENYUSUL kekalahan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tahun 2014 lalu, Partai Golkar berada dalam posisi tersulit sepanjang sejarah republik ini. Golkar memiliki budaya politik untuk selalu

Podemos Sebagai Sebuah Fenomena Sejarah

Tanggapan atas Tanggapan Muh. Ardiansyah Laitte DALAM tradisi politik kiri, perdebatan mengenai posisi politik adalah perlu sekaligus penting. Perdebatan menjadi tidak terelakan sebagai arena untuk

Pilkada, Televisi, dan Demokrasi

KETIKA Televisi (TV) menayangkan iklan Rano Karno, yang tengah merayu penonton agar memilih pasangannya sebagai bupati dan wakil bupati Tangerang, sesungguhnya itu bukan pertama kalinya

LKIP Edisi 23

Kritik – Wiji Thukul, Mata Sejarah dalam Budaya Bisu Kritik – Pemberontakan PKI 1926-27 dalam Dua Teks Sejarah Teori – Pemuda, Remaja, dan Alay: Dari

Edisi XXXIX/2016

Daftar Isi: Di Bawah Tempurung yang Terbayang: Logika dan Jejak Bangsa, Ke-Bangsa-An, serta Nasionalisme Tentang Waktu Tak Produktif dalam Kapital[1] Memento Dari Pulau ‘Purgatorio’ Vittoria

Utang: Solvabilitas dan Likuiditas

Persoalan utang yang mengemuka pada Pilpres kali ini memancing reaksi pemerintah. Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto meminta agar berbagai kalangan berhenti untuk mempersoalkan utang

Agama Bukan Akar Kekerasan Massa

BETULKAH agama-agama dunia, khususnya agama-agama Samawi, mengajarkan perdamaian? Ya, kalau hanya membaca ajaran yang tertuang dalam kitab-kitabnya. Tidak, kalau kita melihat praxis para pengikutnya. Hal

Coco Levy, Cerita Perjuangan Petani Filipina

ADA kabar gembira dari Filipina. Datangnya dari Willy Marbella, salah satu pemimpin Kilusang Magbubukid ng Pilipinas (KMP), Gerakan Petani Phillipina, yang saya temui di markasnya di Quezon city.

Pada sebuah pagi di bulan Juli 2013, Willy masih bercelana pendek dan kaos dalam berwarna putih. Ia jelas belum mandi, namun tak menghalanginya menceritakan kabar baik, yang membuat pagi itu terasa penuh semangat. ‘Ini tahun berbeda, perjuangan petani kelapa memasuki babak paling penting. Pengadilan Tinggi baru saja memenangkan gugatan petani. Mereka berhak atas dana pajak yang mereka bayar empat puluh tahun lalu,’ ujar Willy berseri.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.