
Harapan Kami Tak Surut, Tuan Presiden
JOKOWI baru saja mengumumkan kabinet. Hasilnya kita ketahui bersama: tak satu pun berasal dari kalangan relawan akar serabut, kelompok relawan ideologis yang betul-betul rela bekerja

JOKOWI baru saja mengumumkan kabinet. Hasilnya kita ketahui bersama: tak satu pun berasal dari kalangan relawan akar serabut, kelompok relawan ideologis yang betul-betul rela bekerja

“Sastra Indonesia miskin tradisi kritik”, mungkin ini salah satu ratapan yang kerap kita dengar dalam dunia sastra Indonesia. Kalau pun ada, dewasa ini produksi kritik sastra sering kali tampak hanya beberapa kali pasang, tapi banyak surutnya. Padahal pada gelombang lain, karya-karya sastra banyak ditawarkan secara online mau pun offline: di toko buku. Beberapa judul berhasil merayu. Sebagian membuat kita ragu. Di antara perasaan itu penilaian atas isi sebuah karya terasa perlu.
Namun, apa benar tuduhan di atas? Dalam ‘rubrik teori’ edisi ini, Yovantra Arief ingin membuka diskusi tentang masa depan tradisi kritik sastra Indonesia dengan memaparkan secara ringkas sejarah kritik sastra di Indonesia sejak masa Balai Pustaka hingga era H. B. Jassin dalam tulisannya bertajuk Ideologi dan Kritik Sastra: Ketika Politik Jadi Panglima, 1920-1965. Tidak lupa kami juga hadirkan sebuah tulisan lama dari A. S. Dharta yang bertajuk Ukuran Bagi Kritik Sastra Indonesia Dewasa Ini dalam ‘rubrik kliping’.
Ilustrasi gambar oleh Andreas Iswinarto SEBAGIAN besar anda mungkin sedang mendukung Ahok dengan menjadi “temannya” atau karena tidak ada alternatif yang cukup menjanjikan. Ahok
DALAM beberapa waktu terakhir, sektor industri kehutanan Indonesia, khususnya industri pulp di Riau, mengalami krisis. Akar penyebabnya, karena terjadi praktek illegal logging dalam pemenuhan bahan
PERLAMBATAN ekonomi Indonesia – dan krisis ekonomi dunia yang tak tampak ujung akhirnya – sudah menunjukkan kejenuhan historis kapitalisme sebagai sebuah sistem ekonomi. Karena posisi ekonominya, yakni sebagai pencipta kekayaan yang sesungguhnya menggerakkan modal, dan posisi politiknya, yakni sebagai satu kekuatan politik yang terorganisir dan sadar, buruh adalah satu-satunya kelas yang bisa menuntun masyarakat ini keluar dari jalan buntu kapitalisme.
Sejak 5 Maret 2007, Kejaksaan Agung melarang 13 judul buku pelajaran sejarah. Alasannya, buku-buku tersebut tidak memuat peristiwa pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dan

KETIKA masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah, guru fiqh saya bercerita, kalau kita ingin mengetahui miniatur padang Mahsyar, kita dapat melihatnya di Arafah, saat jamaah

KAMU MEMPERTUNJUKKAN KEKUASAAN di Kediri, Demak, Kudus, iya apa tidak! Kamu belajar perang buat beberapa hari dan boleh sadarkan pikiran dan ati di tempat tempat
PADA tanggal 31 Mei hingga 2 Juni 2008 Budiman Sudjatmiko, Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan (PDI-P), berkunjung ke Belanda.

Disebutkan bahwa hanya Universitas Indonesia yang sanggup bertahan di posisi 100 universitas terbaik, tepatnya berada di ranking ke 64, sementara posisi kedua diisi oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), yakni di urutan ke 129. Tapi, kalau dilihat dari konsistensi per tahun, maka posisi UI dan ITB justru semakin memburuk. UI pada tahun 2009 hingga 2011, selalu berada di posisi 50 besar, tapi sejak tahun 2012 posisinya melorot ke urutan 59. Sementara posisi ITB, walaupun tetap di bawah peringkat 100, tapi posisinya pada 2012 masih lebih baik, yakni di urutan 113.

Daftar Isi Edisi LKIP 15: Mundo Nuevo: Jejak CCF di Amerika Latin (Ronny Agustinus) Masih Muda Aja, Main Netral (Wawancara dengan Herry Sutresna) Pidato Soekarno di Kongres
Surat untuk Presiden Salam hormat: KAMI masih ingat janji-janji Bapak semasa kampanye, begitu manis, bagitu indah. “Bersama kita bisa,” slogan itu Pak. Slogan itu masih
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.