1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 227

Paling Sering Dibaca

Negara dalam Proyek Emansipasi

MENYAMBUT undangan Wendy Prajuli dalam sebuah tulisan, Membicarakan Negara: Kritik atas Tulisan Muhammad Ridha, melalui coretan ini saya mencoba berpartisipasi dalam ‘pembicaraan tentang Negara, yang terproblematisasi dalam konteks kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Jika dicermati dalam tulisannya, Kegagalan Negara? Ketidak-Jelasan Nasib TKI: Sebuah tawaran untuk perubahan paradigma, terasa semangat Hizkia Yossie Polimpung untuk memberikan kontribusi dalam suatu proyek emansipasi atau bahkan perlawanan terkait dengan nasib TKI. Dalam tataran praksis, terdapat sebuah kesan bahwa ia berupaya untuk meletakkan perubahan cara pandang terhadap Negara sebagai landasan aktivitas advokasi terhadap persoalan TKI.

Korupsi: “It Takes Two to Tango”

BERITA Kompas, 11 Januari 2005, “Peradilan Tak Pernah Jera”, memancing kita untuk berpikir ulang dalam kerangka strategi pemberantasan korupsi. Dengan menyitir peribahasa Inggris, “It takes

Preman Ekonomi Di balik UUPM

Ketika mayoritas fraksi di DPR RI, menyetujui Rancangan Undang Undang Penanaman Modal (RUUPM) menjadi Undang Undang Penanaman Modal (UUPM) pada akhir Maret lalu, sebenarnya yang

Lokalisasi (Deglobalisasi) dengan Berkoperasi

Tambahan untuk Fahmi Panimbang DALAM artikelnya (lihat di sini), Fahmi Panimbang melontarkan dua gagasan kunci yang menarik untuk didiskusikan lebih lanjut. Pertama, gagasan tentang “negara

Dari Wall Street hingga Court Street

Politik Resistensi di Jantung Sang Imperium Occupy Wall Street! MENGAPA Wall Street?[i]  Wall Street adalah  nama sebuah jalan di kota Manhattan, New York, Amerika Serikat,

Martir

MUNGKIN tanggal itu sudah lama kisut: 14 Desember 1825. Serombongan tentara—rata-rata masih muda—berdiri di lapangan St. Petersburg, Rusia. Konon jumlahnya 3.000 orang. Mereka hanya diam

KPK Sebagai Tapal Batas

BERITA itu tak disangka isinya. Bambang Widjajanto ditangkap. Saat mengantar anaknya sekolah. Polisi gunakan senjata dan borgol. Wakil ketua KPK itu dijebloskan dalam mobil. Polisi

Surat untuk Serdadu di Urut Sewu

Kekerasan adalah senjata orang-orang berjiwa lemah (Mahathma Gandhi) TAK BISAKAH engkau melihat kenikmatan orang bercocok tanam? Diawali dari benih lalu perlahan-lahan berbuah. Di atas tanah

Reformasi Birokrasi Bukan Birokratisasi Reformasi

KOMISI Pemberantasan Korupsi bergerak cepat. Penangkapan jaksa Urip Tri Gunawan segera diikuti dengan penahanan dan penggeledahan sejumlah ruangan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung berikut rumah

Sebuah Gugatan bagi Kaum Muslim Demokrat di Indonesia

Kategori Muslim pro-demokrasi yang digunakan dalam artikel ini tidak digunakan secara longgar, dalam artian semua kalangan aktor-aktor politik Muslim yang memanfaatkan proses politik dalam kelembagaan politik demokrasi untuk memperjuangkan tujuan-tujuan politiknya. Pengertian Muslim pro-demokrasi merujuk pada kalangan aktor-aktor Muslim yang memiliki komitmen terhadap perjuangan kesetaraan dalam hak-hak sipil dan politik, memperjuangkan ide-ide toleransi dan pluralisme dalam bingkai kebangsaan, dan memisahkan diri dari agenda politik menegakkan syariah dan Negara Islam. Perjuangan kaum Muslim pro-demokrasi ini memiliki komitmen terhadap penafsiran Pancasila sebagai sebuah pijakan ideologi bersama warga Negara Indonesia dengan tidak mengutamakan ideologi Islam di atas yang lainnya. Dari pembatasan ini, tulisan ini tidak terbatas pada menguji komitmen mereka terhadap nilai-nilai kultural demokrasi (toleransi, pluralisme dan nilai-nilai inklusifitas) serta perjuangan hak sipil dan politik, namun juga memotret komitmen kaum Muslim pro-demokrasi terhadap-agenda yang selama ini tak tersentuh dalam wacana Islam dan demokrasi di Indonesia- berbagai bentuk imperatif dalam ekonomi-politik liberal (menolak distorsi politik terhadap berjalannya ekonomi pasar, pemerintahan yang transparan, anti oligarkhi dan aliansi bisnis-politik, penciptaan kondisi politik demokratik yang bersih dari praktik politik uang, korupsi serta agenda politik liberal lainnya).

Antara Pilpres dan Jemaah Islamiyah

PERNYATAAN SBY menanggapi serangan barbar di Jakarta (17/8/2009) dinilai akan ikut menyuburkan spekulasi bahwa peledakan bom terkait rangkaian kekerasan seusai pilpres. Teror-teror yang terjadi, termasuk

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.