1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 135

Harian Indoprogress

Jika kapitalisme negara adalah konjungtur, siapa yang menanggung beban dan siapa yang mampu memaksa? Di mana selektivitas negara sedang terbuka untuk ditembus, dan di mana ia tertutup?
Setelah resistensi dari bawah masuk ke dalam hubungan sebab-akibat, konsep reorganisasi kekuasaan membuka kemungkinan menyingkap perbedaan antara kemampuan rakyat memaksa penguasa mengubah tindakannya alias perlawanan dan kemampuan rakyat mereorganisasi kekuasaan.
Watak militer kita hari ini telah ditata seperti tentara Jepang era Perang Dunia II.
Jalan menuju pembangunan sosial demokratik harus dimulai ketika pemerintahan sayap kiri atau pemerintahan progresif berkuasa.

Harian Indoprogress

Golkar dan Lapindo

MENYUSUL kekalahan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tahun 2014 lalu, Partai Golkar berada dalam posisi tersulit sepanjang sejarah republik ini. Golkar memiliki budaya politik untuk selalu

Kesatuan dalam Keragaman

SEJARAH gerakan Kiri, di seluruh dunia, adalah sejarah perlawanan, kemenangan, ditumpas, kalah, dan bangkit kembali. Di Indonesia, sejarah ini mengikuti denyut napas proses ‘menjadi Indonesia.’

Menghadang Kebencian Fundamentalisme Agama

BEBERAPA hari belakangan ini, wacana publik kita disibukkan dengan inisiatif Kementrian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo) yang hendak memblokir situs-situs Islam radikal. Pemblokiran ini sendiri muncul

Petani dan Problem Pembangunan di ASEAN

APA artinya menjadi petani di tengah integrasi kawasan dengan hadirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN? Kita menghadapi potret yang sayangnya, agak buram. Di Indonesia, kondisi petani hampir

Islam Kota, Islamisme, dan Kafir

KALAU ingat-ingat masa lalu, ambil saja rentang era 1980 hingga 1990-an, pesona Islam di ruang publik Indonesia tak sekuat dan tak seseram seperti sekarang ini. Di masa

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.