1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 134

Harian Indoprogress

Bertahan dari penggusuran belum cukup untuk mewujudkan reforma agraria perkotaan tanpa pelembagaan hak dan perubahan struktur penguasaan tanah.
Konsolidasi politik Indonesia pada 1950-an hingga awal 1960-an, kebangkitan PKI dan mobilisasi massa, hingga upaya Sukarno menempatkan Indonesia sebagai kekuatan antikolonial di tengah Perang Dingin.
Perjalanan intelektual Airlangga Pribadi adalah pencarian politik pembebasan untuk melampaui demokrasi liberal dan relasi kuasa oligarkis. Ia menghubungkan kritik ekonomi-politik, gerakan sosial, dan penafsiran atas Marhaenisme Soekarno.
Eksploitasi, perbudakan, dan perdagangan manusia terhadap buruh migran bukan sekadar akibat lemahnya penegakan hukum, melainkan bagian dari struktur ekonomi-politik kapitalisme yang menempatkan buruh sebagai komoditas dan negara turut melegitimasi serta menikmati akumulasinya.

Harian Indoprogress

Golkar dan Lapindo

MENYUSUL kekalahan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tahun 2014 lalu, Partai Golkar berada dalam posisi tersulit sepanjang sejarah republik ini. Golkar memiliki budaya politik untuk selalu

Kesatuan dalam Keragaman

SEJARAH gerakan Kiri, di seluruh dunia, adalah sejarah perlawanan, kemenangan, ditumpas, kalah, dan bangkit kembali. Di Indonesia, sejarah ini mengikuti denyut napas proses ‘menjadi Indonesia.’

Menghadang Kebencian Fundamentalisme Agama

BEBERAPA hari belakangan ini, wacana publik kita disibukkan dengan inisiatif Kementrian Komunikasi dan Informatika (kemenkominfo) yang hendak memblokir situs-situs Islam radikal. Pemblokiran ini sendiri muncul

Petani dan Problem Pembangunan di ASEAN

APA artinya menjadi petani di tengah integrasi kawasan dengan hadirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN? Kita menghadapi potret yang sayangnya, agak buram. Di Indonesia, kondisi petani hampir

Islam Kota, Islamisme, dan Kafir

KALAU ingat-ingat masa lalu, ambil saja rentang era 1980 hingga 1990-an, pesona Islam di ruang publik Indonesia tak sekuat dan tak seseram seperti sekarang ini. Di masa

Kriminalisasi, Jaringan, Politik

GELOMBANG skandal elit yang menggerogoti kepercayaan publik telah silih berganti mengguncang kekuasaan Jokowi, di saat belum genap enam bulan ia menjabat sebagai Presiden. Mulai dari

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.