1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 263

Paling Sering Dibaca

Sebuah Perempatan Pukul Lima Petang

Orang berseliweran. Bergegas. Mengejar jalanan, menghindari aksi diam bumi; membiarkan macet terjadi di mana-mana. Bergegas menjemput payung di rumah agar bisa kehujanan uang di hujan kali ini. Bergegas mengejar kereta petang, semoga bisa bebas dari berjejal-jejal tubuh penuh keringat. Bergegas menyilih macet, bergegas mengejar kopi panas, bergegas mengejar…. Begitu banyak orang bergegas-gegasan di trotoar, di seperempat badan jalan. Angin setubuhi awan, jatuhlah hujan. Berlomba-lomba mereka lari ke bumi menciumi aspal. Orang-orang mulai berlari, payung-payung mengembang, jalanan mulai penuh, halte pun sumpek.

Anak Macan yang “Keblinger”

KEPOLISIAN RI telah terpuruk menjadi alat mainan kekuasaan. Serentetan peristiwa akhir-akhir ini semakin menguatkan kesimpulan itu. Mulai dari penyerbuan brutal kampus Universitas Nasional 25 Mei

Sine Qua Non

TANPA bersentuhan dengan gerakan kiri atau orang kiri seperti saya, Si Mahasiswa A itu sudah berhasil membuat sebuah karya ilmiah yang kiri dengan baik. Bahkan, ketika membaca dan menuliskan tentang Revolusi Oktober, di dalam kepalanya sama sekali tak ada terpikirkan tentang demonstrasi buruh atau bahkan perkara penulisan kreatif untuk sebuah jurnal online progresif seperti ini. Menghadapi kasus demikian, apakah yang harus saya, atau Anda, lakukan? Membiarkan karya ilmiahnya tentang Revolusi Oktober yang cukup bagus itu teronggok tak berdaya di perpustakaan kampusnya ataukah kita minta saja padanya satu eksemplar dan kita bawa pulang untuk dibaca?

Kesadaran Kami Tumbuh Menyirami…….

Pengalaman Mogok Kerja Buruh PT. Onamba Indonesia, Karawang Irman Nur dan Iwan Ridwan Aktivis Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kami satu: buruh Kami punya

Karut-marut Kekerasan Poso

Modus baru kekerasan muncul di Poso: warga berhadapan dengan aparat keamanan. Bentrok antara aparat kepolisian dan warga di Kelurahan Gebangrejo, Kota Poso (22-23/10/2006), mengakibatkan seorang

Porong Hancur

Lucu selentingan cerita di
dusun saya Porong Sidoarjo
rumah, sawah, jalan, pekarangan
semua karam kena lumpur
harta dunia yang peninggalan orang tua
juga karam

ketika lumpur sudah tidak
bisa diajak kompromi
jagad batara dewa
…

Epistemologi Rezim Ketakutan

NEGARA rasanya tak bisa lagi diharapkan untuk menindak kesemena-menaan ini karena keduanya, negara dan front sipil-paramiliter itu, menikmati singgasana yang sama. Keduanya memiliki kesamaan platform politik, yakni sama-sama anti Komunisme sejak dalam pikiran hingga ke tulang sum-sumnya. Dari aksi FAKI tersebut ketakutan itu begitu tampak. Betapa komunisme masih menjadi isu sensitif di Indonesia, dan ini secara sengaja dilanggengkan. Sensitivitas komunisme, juga kemisteriusan peristiwa 1965, tampak menjalari bangunan epistemologi kehidupan nyata maupun dunia khayal Indonesia.

Nunca Mas Indonesia?

Laporan Tim Ad Hoc Penghilangan Paksa Setelah selesai melakukan penyelidikan atas berbagai kasus pelanggaran berat HAM seperti kasus Timor Timur, Tanjung Priok, Abepura, Wamena, Trisakti

Tonton Televisi Lokal

KALAU memang ada yang disebut ‘Indonesian Dream,’ maka saya punya sebuah ‘Indonesian Dream’ yang rasanya sepele bagi kalangan menengah ke atas. Mimpi saya sejatinya sepele

Wajah Pejabat Negara Dalam Pengelolaan Kota

Studi Kasus Kendari   TANGGAL 26 Maret 2008, menjadi catatan hitam bagi pembangunan demokrasi dan pengakkan hak asasi manusia di kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Tindakan

Liberalisasi Sektor Keamanan

KEPERCAYAAN bahwa liberalisme pasar bekerja otomatis, sebenarnya adalah mitos. Kenyataannya, liberalisasi pasar mustahil tanpa melibatkan kekuatan militer untuk mengawal agenda-agenda pasar neoliberal. Bagaimana menjelaskan keterkaitan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.