Marcial Antonio Requelme
CERITA PENDEK AKU teringat pada Marcial Antonio Requelme, lelaki asal Paraguay. Marcy, begitu panggilan yang kukenali. Ia pernah menulis sesuatu di balik sampul buku ‘Sangkur
CERITA PENDEK AKU teringat pada Marcial Antonio Requelme, lelaki asal Paraguay. Marcy, begitu panggilan yang kukenali. Ia pernah menulis sesuatu di balik sampul buku ‘Sangkur

Daftar Isi: Anarkisme dalam Narasi Perlawanan Global Memori Kolektif, Perspektif Korban dan Marwah Peradaban Wawancara Antonius Made Tony Supriatma AKSES terhadap informasi serta platform-nya yang

BARU-BARU ini, saya terlibat dalam diskusi yang cukup hangat dengan seorang rekan. Topiknya apalagi kalau bukan persoalan yang lagi hangat di tanah air: soal perseteruan

“…Kamilah lelaki perempuan yang menganggap “negara”, “demokrasi”, “kebebasan” dan “keadilan” bukan cuma kata-kata besar nan agung, namun juga realitas hidup,… Bagi kami, hidup tanpa mencapai
PASKA revolusi 19 Juli 1979, Sandinista berkuasa secara demokratik hanya selama satu dekade. Pada 29 Februari 1990, melalui sebuah pemilu, Sandinista kalah dalam perolehan suara

MENGIKUTI jurus-jurus politik yang dilancarkan oleh para oligarkh akhir-akhir ini, saya berpendapat semua jurus tersebut bisa dipatahkan oleh satu jurus pamungkas: Bekerja dengan detil. The

BIASANYA, saya tak terlalu peduli dengan kejadian ini lantaran terjadi hampir setiap hari dan setiap saat. Jadi begini. Dalam perjalanan semalam, saya terserang lapar yang

Karya – Musik Warnet Akhir Abad ke-20 Teori – Tentang Jam Kerja, Jam Tidur, Begadang, dan Malam Mingguan Borjuis Mini Kliping – Saya adalah Monumen: Pengantar
Gerakan Sosial dan Insiatif Politik Lokal KETIKA Pemilu 2009 tengah berlangsung, seorang teman perempuan saya, yang tidak punya minat terhadap politik, memberikan sebuah alamat website.

PESTA demokrasi pemilihan kepala daerah Kota Kupang 2017 sudah dimulai dengan cacat permanen. Pelanggaran substantif terkait mekanisme sensus (baca: verifikasi faktual) pendukung calon independen dikerjakan

TAHUN 1637, seorang matematikawan cum pengacara Perancis, Pierre de Fermat, mengajukan satu teorema tersulit dalam sejarah perkembangan teori angka. Teorema ini dikenal sebagai teorema terakhir Fermat (Fermat’slasttheorem). Teorema ini menyatakan bahwa tidak ada tiga integer positif a, b, dan c yang dapat memberikan solusi pada persamaan an+bn=cn bagi setiap nilai integer n yang lebih besar dari dua. Teorema ini sendiri merupakan perluasan dari teorema segitiga Phytagoras dengan derajat problematisasi yang lebih tinggi. Banyak matematikawan tersohor dunia seperti Carl Frederich Gauss, Leopold Kronecker, Sophie Germain, Georg Cantor, berupaya membuktikan teorema ini. Sayangnya, para matematikawan tersohor ini tidak mampu untuk memecahkan teorema terakhir Fermat. Bahkan seorang filsuf empirisis seperti Karl Popper, sempat berujar bahwa teorema ini lebih tepat dikatakan sebagai konjektur, suatu proposisi yang keliatan logis namun tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Walau begitu, situasi itu berubah ketika teorema ini berhasil dipecahkan pada tahun 1995 oleh Andrew Wiles, seorang matematikawan Inggris yang mengajar di Universitas Princeton, AS. Wiles membuktikan teorema terakhir Fermat dengan menggunakan perhitungan representasi Galois terhadap konjektur Taniyama-Shimura, yang kemudian memberikan ekuasi logis terhadap teorema Fermat itu sendiri.

I. Alit berkata bahwa ia akan pergi ke bioskop seorang diri. Karena Banu harus menyiapkan banyak hal untuk pembukaan pameran, sedari pagi ia sudah pergi
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.