BBM
Surat untuk Presiden Salam hormat: KAMI masih ingat janji-janji Bapak semasa kampanye, begitu manis, bagitu indah. “Bersama kita bisa,” slogan itu Pak. Slogan itu masih
Surat untuk Presiden Salam hormat: KAMI masih ingat janji-janji Bapak semasa kampanye, begitu manis, bagitu indah. “Bersama kita bisa,” slogan itu Pak. Slogan itu masih
Noer Fauzi Masalah penguasaan tanah (dapat diluaskan kepenguasaan alam), sangat relevan dipersoalkan saat ini. Sependek masa yang dikenal sebagai masa “reformasi,” semenjak 1998, di seantero
DALAM upaya melindungi moralitas bangsa, pemerintah kita rupanya masih mempraktikkan P4, yaitu: Pelarangan, Penindasan, Pencekalan, dan Penggerebekan. Karena itu, ditengah riuhnya isu-isu pornografi, pemerintah kita
SEKITAR awal bulan Juni lalu, di halaman Facebook kawan saya, yang juga anggota redaksi Jurnal IndoPROGRESS, mendadak muncul gambar, poster, dan pesan tentang sosok Jokowi-Basuki.

SETELAH sekian lama terbentuk, Kantor Staf Presiden (KSP) masih belum menemukan bentuk mapannya. KSP sebagai lembaga lingkar kepresidenan (presidential circle), tampak gamang memosisikan diri di
DALAM sepakbola kita akan menemukan gerombolan manusia dengan animo menonton dan solidaritas yang kuat terhadap tim pujaannya. Bahkan, barangkali, demi menonton tim kesayangannya berlaga, beberapa hal yang lain terasa perlu ditunda. Bolehlah beberapa pemikir melabeli sepakbola sebagai agama modern atau, dan ini memang benar, pada sepakbola-lah perdagangan manusia yang kasat mata masih terlihat. Namun terlepas dari itu, pada sepak bola barangkali mereka yang menontonnya membagikan kepenatan hidup.

FANS Manchester United mungkin saat ini lagi dirundung kegalauan yang akut. Setelah sang pelatih berganti, ternyata Setan Merah –julukan Manchester United— tak lagi menyeramkan. Mereka dirundung berbagai

PADA tanggal 8 Maret lalu, Perempuan di seluruh dunia merayakan hari kemerdekaannya. Tidak terkecuali di Indonesia. 8 Maret adalah hari yang menandakan dimana perempuan adalah juga kelompok yang sangat revolusioner, yang tidak hanya terkungkung di bawah tempurung rumah tangga, yang sekadar berkutat dengan urusan dapur, sumur, dan kasur. 8 Maret adalah sebuah proklamasi bahwa perempuan adalah setara dengan laki-laki, memiliki hak yang sama di bidang sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
HARI-HARI ini, frasa yang paling sering didengung-dengungkan, terutama di kalangan pejabat birokrasi Partai Komunis Cina, adalah frasa “harmonious society/ héxié shèhuì” atau “masyarakat harmonis.” Frasa
Membicarakan masalah utang luar negeri (ULN), seolah tak ada habisnya. Sebabnya, karena kian lama tak kunjung muncul kebijakan yang bertujuan mengurangi beban ULN ini dalam

BULAN Agustus tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun yang lain. Sebabnya, selain adanya peringatan proklamasi tahun 45’, juga terdapat momentum penting muktamar dua organisasi besar bangsa,
‘Kita kalah, Ma,’ bisikku ‘Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.’ (Pramoedya) MUNGKIN begini: melawan tak selalu menang. Teguh dalam melawan itu yang penting. Dan,
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.