1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 238

Paling Sering Dibaca

Podemos Sebagai Sebuah Fenomena Sejarah

Tanggapan atas Tanggapan Muh. Ardiansyah Laitte DALAM tradisi politik kiri, perdebatan mengenai posisi politik adalah perlu sekaligus penting. Perdebatan menjadi tidak terelakan sebagai arena untuk

Edisi XXIX/2014

  Daftar Isi: Hegel yang Materialis Dialektis Apa yang Ada di Langit, di Bumi, dan Diantara Keduanya: Finansialisasi (Alam) sebagai Tahap Paling Maju dari Imperialisme

Edisi LKIP03

Beginilah kira-kira wajah pemberitaan yang kita konsumsi sehari-hari. Perempuan dipolitisasi tubuhnya, diatur gerak-geriknya, dan dianggap wajar untuk diperkosa. Bahkan, anggapan ‘perempuan sebagai barang’ pun masih kentara di zaman ini. Terakhir, kasus korupsi seolah tidak menarik jika tidak dibumbui perempuan cantik. Duh, sungguh formula film laga kelas B Hollywood.
Maka, wajar jika kita harus terus mengulang kisah ini di setiap bulan Maret. Seabad silam, dalam sebuah Konferensi Internasional Pekerja Perempuan tahun 1910, Clara Zetkin, salah seorang pemimpin Partai Sosial Demokrat Jerman, mengusulkan ide Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day). Sejak tahun 1913, hari tersebut dirayakan setiap tanggal 8 Maret. Saat ini, di hampir 27 negara, termasuk Afganistan, Kamboja, China, Kuba, Laos, Madagaskar, Rusia, dan Vietnam, tanggal 8 Maret merupakan hari libur nasional. Namun, apa gunanya jika terus mengulang perayaan dan kenangan, sementara di saat yang sama, penindasan pada perempuan terus juga direproduksi; penindasan-penindasan yang sama namun dengan kemasan yang berbeda—bak Sisiphus yang selalu mendorong batu yang lantas menggelinding lagi ke bawah. Apakah kita sadar, kita adalah Sisiphus dalam kasus ini?

Bermimpi Mengejar Investasi Asing

Catatan tambahan untuk Martin Manurung Artikel Martin Manurung (Investasi Asing, Antara Mitos dan Realitas), sangat menarik untuk didiskusikan lebih lanjut. Melalui artikel itu, Martin sukses

Sejarawan Yang Jago Masak

Mengenang Ong Hok Ham CIPINANG Muara pada awal tahun 1999. Lelaki tua berkepala plontos dan berkacamata itu, setiap hari selalu lewat di depan kantor saya.

Pilkada, Televisi, dan Demokrasi

KETIKA Televisi (TV) menayangkan iklan Rano Karno, yang tengah merayu penonton agar memilih pasangannya sebagai bupati dan wakil bupati Tangerang, sesungguhnya itu bukan pertama kalinya

Budaya Kekerasan

DI SEBUAH gedung fakultas hukum suatu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, pernah ada pencuri tertangkap basah di siang hari bolong. Seperti lazimnya, dia dipukuli

Agama Bukan Akar Kekerasan Massa

BETULKAH agama-agama dunia, khususnya agama-agama Samawi, mengajarkan perdamaian? Ya, kalau hanya membaca ajaran yang tertuang dalam kitab-kitabnya. Tidak, kalau kita melihat praxis para pengikutnya. Hal

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.