
Mengimpikan Indonesia: Semacam Serpihan Ingatan
INDONESIA sebagai sebuah wacana yang dipikirkan dan diimpikan sangat belakangan muncul pada saya. Katakanlah, ia muncul ketika saya duduk di bangku kuliah. Yang pertama kali

INDONESIA sebagai sebuah wacana yang dipikirkan dan diimpikan sangat belakangan muncul pada saya. Katakanlah, ia muncul ketika saya duduk di bangku kuliah. Yang pertama kali
KITA harus berterima kasih pada Platon lantaran dari Akademianya-lah sekolah-sekolah modern kita saat ini dimungkinkan untuk ada. Memang, jika bukan Platon tetapi orang lain yang membangun Akademia—sebut saja jika bukan Platon tetapi Hukama yang membangun Akademia—sekolah-sekolah kita saat ini pun akan tetap ada. Platon kebetulan saja lahir di zaman dan tempat yang masyarakatnya membutuhkan sebuah sekolah dengan metode yang jelas dan tertentu. Pendidikan disyaratkan oleh keadaan bukan oleh individu tertentu. Kalimat terakhir ini tentu bukan hal baru untuk pembaca sekalian.
IRONIS, absurd. Itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan permasalahan buruh migran di Indonesia. Begitu banyak masalah yang muncul tapi, tidak ada tindakan konkrit ke
Persekutuan tidak suci antara intelektual liberal dengan rejim militer, juga terjadi di Argentina. Di negara dengan luas terbesar kedua setelah Brazil di kawasan Amerika Latin,
Ilustrasi oleh Alit Ambara INDONESIA membuat terobosan baru dalam membangun hubungan kerjasama antar negara. Jikalau pola kerjasama selama ini lebih fokus dengan negara-negara besar,

CERITA di bawah ini tidak untuk mengganggu pendapat Anda perihal kenaikan BBM. Cerita ini pun tidak berniat untuk mendorong anda memikirkan sebuah strategi yang jitu

Berdasarkan cara pandang yang memosisikan negara sebagai entitas yang selalu benar, berbagai kritik dan gerakan warga dianggap sebagai penghalang pembangunan.

Menghidangkan diri pada jamuan kapitalisme bukan sekadar tentang konsumsi barang atau jasa; ini adalah tentang penyerahan diri terhadap suatu sistem yang tidak hanya mengatur ekonomi, tetapi juga membentuk cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.

POLEMIK tentang desentralisasi politik bergulir lagi di hadapan kita beberapa waktu terakhir ini. Yang satu, terjadi di tanah air terkait rencana penghapusan pemilihan kepala daerah
CERITA PENDEK AKU teringat pada Marcial Antonio Requelme, lelaki asal Paraguay. Marcy, begitu panggilan yang kukenali. Ia pernah menulis sesuatu di balik sampul buku ‘Sangkur
Film “Senyap” (The Look of Silence) karya Joshua Oppenheimer menjadi salah satu film yang ditampilkan dalam Human Rights Watch Film Festival pada 13 Juni 2015

BAIKLAH. Dalam Oase kali ini, saya sengaja membayangkan diri sebagai seseorang yang lugu. Kita tahu, akhir-akhir ini negara kita berada dalam gonjang-ganjing politik yang, sial
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.