1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 209

Paling Sering Dibaca

Buruh Dalam Cengkeraman Globalisasi

Kredit foto: kompasiana.com   ISU PERBURUHAN kembali menjadi berita hangat. Media Eropa ramai dengan berita perlawanan jutaan rakyat Perancis yang tumpah ruah di jalan menentang

Bagaimana Membaca Kapital Sekarang?

KEKUATAN utama, yang diakui baik dari kalangan Marxis maupun non-Marxis, yang berhasil ditemukan oleh Kapital, yang merupakan karya terbesar Karl Marx, adalah kemampuannya dalam memblejeti cara kerja kapitalisme secara spesifik. Cara kerja kapitalisme, yang sebelumnya dipahami sebagai sebuah kerja yang alamiah, harmonis, dan otomatis, menjadi terbantahkan dalam teks ini. Kapital, setidaknya, memberikan kita sebuah pemahaman utuh bahwa proses kerja kapitalisme, yang dapat diamati pada tingkatan pabrik, pada dasarnya memiliki kontradiksinya sendiri. Kontradiksi yang secara primordial bisa dlihat pada tataran komoditas, menjadi akar bagi kemajuan sekaligus kehancuran kapitalisme itu sendiri, yang kemudian mengantarkan kapitalisme pada hukum internalnya yang disebut dengan hukum kecenderungan jatuhnya tingkat keuntungan.

Papua dalam Dua Nasionalisasi

1930-an. BOVEN Digoel, Papua, tiba-tiba kedatangan tamu tak diundang: ‘orang buangan’. Pemerintah kolonialisme Belanda yang gerah pada sejumlah aktivis politik dan aktivitas politik mereka yang

Sangkan Paraning Dumadi

Kartu Pos dari Kulon Progo. Poster oleh Alit Ambara (Nobodycorp)   PADUKA, di desa lokasi pembangunan proyek itu, tempo lalu sepotong jasad mayit dan ada

RUU Kebudayaan dan Politik Kewargaan Otoritarian

KETIKA otoritarian didefinisikan sebagai kehendak untuk menunggalkan perspektif terhadap realitas, maka RUU Kebudayaan adalah sebuah upaya politik untuk manunggaling perspektif itu. Sejauh ini, ketika perbincangan

Belajar dari Podemos

Tanggapan Untuk Muh. Ridha dan Zely Ariane DALAM beberapa waktu terakhir ini, IndoPROGRESS menurunkan serial artikel tentang wacana pembentukan partai alternatif. Di antaranya tulisan dari

Ingat, Ingat, Ingat!

BAGI saya tidak ada yang salah saat Pollycarpus Budihari Priyanto mengajukan diri untuk bisa bebas bersyarat, seperti juga Anwar Kongo yang merasa tidak pernah salah

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.