1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 193

Paling Sering Dibaca

Inneke

Kredit ilustrasi: news.detik.com   INNEKE Koesherawati: Saya mengenal namanya pertama kali di sebuah bioskop kumuh di daerah Shopping Center di Jogja. Ketika itu, saya ikut

Arah Baru Hubungan Relawan dan Negara

TAK BISA disangkal bahwa kekuatan terpenting di balik kemenangan Joko Widodo (Jokowi) adalah keberadaan relawan, yang, kata Jokowi, bekerja dari siang, malam dan subuh. Keberadaan

Membangun Perlawanan Lokal yang Terorganisir

Pasca tumbangnya kekuasaan Soeharto (bukan rejim Orde Baru), persoalan transisi demokrasi kemudian menjadi permasalahan mendesak bagi gerakan pro demokratik. Transisi demokrasi dimaknai sebagai penguatan kapasitas

Tentara Rakyat?

  PADA peringatan ulang tahunnya yang ke-72 tahun ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memilih tema “Bersama Rakyat, TNI Kuat”. Pilihan tema tersebut jelas bukan tanpa

Korupsi Borjuis, Eksploitasi Buruh via Kerugian Negara

DI TENGAH keramaian kawan-kawannya, Krisni hanya terdiam menekuri layar telepon genggam. Sepucuk sandek baru saja masuk dari nomor yang tak ia kenal, mengabarkan kematian dan menanyakan kesediaannya ikut melayat. Krisni kemudian membalas sandek tersebut tanpa kecurigaan dengan menanyakan siapa gerangan yang meninggal. Tak lama, Krisni menerima balasan dan terkejut. ‘Kamu!’ balas nomor itu singkat, dikirim puluhan kali berturut-turut hingga Krisni harus mematikan telepon genggamnya.

Berbicara Kembali Tentang Kesadaran Politik (Kelas)

Gerakan transformasi sosial Indonesia, mencapai percepatan tertinggi menjelang dan sesudah bulan-bulan kejatuhan Soeharto. Ratusan ribu orang terlibat aktif di dalamnya, menghasilkan ribuan organisasi massa bertuntutan

Kekerasan Poso dan Ekspansi Modal

Kesuksesan ekspedisi militer Belanda ke Sulawesi Tengah, khususnya di Poso, tahun 1905-1907, merupakan bagian dari strategi perluasan imperialisme Belanda di luar Pulau Jawa. Ekspedisi itu

Indonesia dan Fundamentalisme Ganda

Diskusi Lingkar Muda Indonesia Kalau ada kata yang mampu merumuskan rasa mayoritas warga tentang Indonesia, kata itu adalah “prihatin”. Bayangkan, sewindu reformasi belum juga tampak

Selamat Jalan, Madiba

MANDELA amat mengagumi Gandhi dan keteguhan moralnya. Namun dia tahu, senjata yang tumpul tidak berguna untuk melawan musuh yang menyerang dengan membabi-buta. Di tahun 1961, terinspirasi oleh Fidel Castro dan Revolusi Kuba, Mandela membentuk Umkhonto we Sizwe (MK), sayap bersenjata ANC yang kira-kira berarti ‘Tombak Bangsa.’

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.