
Memori Kolektif, Perspektif Korban dan Marwah Peradaban[1]
Elvan De Porres, Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Judul : Berani Berhenti Berbohong: 50 Tahun Pascaperistiwa 1965-1966

Elvan De Porres, Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Judul : Berani Berhenti Berbohong: 50 Tahun Pascaperistiwa 1965-1966

Ilustrasi oleh Illustruth I. Kebangkitan Marx SELAMA lebih dari satu dekade terakhir, jurnal-jurnal dan surat kabar bergengsi dengan pembaca luas telah mendeskripsikan Karl Marx sebagai

Judul Buku: The Problem with Work :Feminism, Marxism, Antiwork Politics, and Postwork Imaginaries Penulis: Kathi Weeks Penerbit: Duke University Press, 2011 Tebal: 287 halaman ‘Alangkah

Surat dari Halmahera Timur ISTILAH pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita adalah mitos. Mitos yang diciptakan untuk memuluskan jalan bagi korporat-korporat nasional dan multinasional untuk
Resensi Buku Judul: Jangan Tulis Kami Teroris Penulis: Linda Christanty Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, 2011 Tebal: 160 halaman DALAM perjalanan belasan jam dari Yogyakarta menuju

DALAM waktu yang hampir berdekatan, tiga buah kegiatan kebudayaan dibubarkan paksa. Kegiatan-kegiatan kebudayaan tersebut adalah ‘Festival Belok Kiri Jalan Terus’ (Belok Kiri.Fest) di Taman Ismail
RESENSI BUKU Judul buku: A Luta Continua! Politik Radikal di Indonesia dan Pergerakan Pembebasan Timor Leste Penulis: Wilson Pengantar: Maria Alkatiri dan Mateus Marco Goncalves

Duduk di beton pembatas jalan arteri Nathan Road yang membelah Mongkok, distrik tersibuk di Hong Kong, Go Go, seorang mahasiswa tingkat tiga sedang asyik membaca

HARI-HARI setelah Idul Fitri/lebaran seharusnya menjadi momen dimana warga Jakarta kembali ke kehidupan seperti biasanya: bekerja membanting tulang dalam kesemrawutan ibu kota demi melanjutkan hidup.

Salah satu kegiatan Simposium. Kredit foto: Suarbudaya Rahadian Etika Protestan telah berperan sebagai katalis utama bagi perkembangan kapitalisme, setidaknya menurut Max Weber. Maka, 500

Kredit foto: Gpro-jack MASIH ingat “Wes ewes ewes, bablas angine!”? Slogan ini ditenarkan oleh Alm. Basuki, pelawak kondang Srimulat dalam iklan Antangin di awal
Tanggapan terhadap Donny Gahral Adian TULISAN Donny Gahral Adian, Kaum Miskin dan Kekayaan Sosial di harian Kompas (18 Juni 2010) cukup inspiratif. Menimba dari terobosan
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.