1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 118

Paling Sering Dibaca

Lebih dari Satu Miliar Orang di Dunia Hidup dengan Disabilitas

Disabilitas bukan sekadar kondisi biologis; ia terbentuk oleh interaksi antara keterbatasan dan dunia di sekitarnya: oleh jalan berlubang yang menghalangi kursi roda untuk bergerak maju, oleh klinik atau rumah sakit yang memungut biaya sebelum memberikan perawatan, oleh ruang kelas yang mengucilkan anak yang belajar dengan cara berbeda, oleh perang yang menghancurkan tubuh, dan oleh ekonomi yang meninggalkan mereka yang dianggap ‘tidak produktif’.

Apa yang Diabaikan Feminis Liberal

Tanggapan untuk Amin Mudzakkir SAYA mengapresiasi tulisan Amin Mudzakkir yang mencoba mulai menanggapi kecenderungan artikulasi beberapa kelompok feminis yang lebih banyak melayani kepentingan neoliberalisme, dengan

Bangsa Ratu Adil

SEORANG Caleg menghamili seorang gadis SMP. Beberapa kejap saya tertegun dan selanjutnya memaki diri. Betapa tidak? Dengan tertegun saya seolah-olah tidak tahu kejadian-kejadian yang sering

Islam dan Patriarki

Kredit foto: Nasional Tempo.co   (1) TAHUN 2011, media-media di New York dihebohkan oleh satu skandal. Dominique Strauss-Kahn, seorang pejabat di International Monetary Fund (IMF),

Misteri Eksploitasi (Bagian 3)

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   DI TULISAN sebelumnya, penulis sudah cerita soal pangkal kontradiksi antara ciri kualitatif tenaga kerja dan kebutuhan akan kuantifikasinya di

Materialisme, Krisis, dan Problem Makna

SETIAP materialisme yang konsekuen dan murni, yang hendak menegaskan suatu objektivitas secara absolut, selalu menghadapi apa yang dapat disebut ‘problem makna.’ Problem tersebut dapat dirumuskan

Berantas Pelacuran

______________________ * Aji Prasetyo, seorang komikus yang juga mengelolah sebuah kedai kopi di Kota Malang. Buku komiknya pernah terbit dengan tajuk “Hidup Itu Indah” (2010).

Marxisme dan Kritik Ekonomi-Politik Suara (Bagian II)

MELANJUTKAN artikel sebelumnya, kita akan berbicara tentang ekonomi-politik suara. Politik suara bukanlah tatanan kodrati yang ada sejak manusia hidup di muka bumi. Politik suara adalah produk sejarah. Politik menjadi persoalan pengorganisasian suara manakala produsen politik, yakni massa, telah kehilangan aksesnya pada sarana produksi politik. Separasi historis antara produsen politik dan sarana produksi politik tak lain adalah penceraian antara massa dan kekuatan politiknya. Hasil dari separasi historis ini ialah munculnya suara, yakni kapasitas politik umum yang dihitung berdasarkan jumlah individu abstrak yang menyusunnya. Lebih tepat lagi, dengan diubah menjadi suara, kapasitas politik massa mengalami fragmentasi menjadi kapasitas politik individual. Formasi politik suara tak lain adalah formasi kepemilikan-privat atas kapasitas politik. Ketika massa direduksi menjadi suara, di saat itulah modus politik komoditas mengemuka. Semua kerja dan produk kerja politik bertransformasi menjadi komoditas politik yang seukur satu sama lain karena dilandasi oleh besaran homogen yang sama—suara.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.