In Memoriam A.S. Dharta (1924-2007)
SEPI sudah. Tak ada diskusi-diskusi, tak ada canda. Tak ada panutan. Selepas pemakaman A.S. Dharta atau Klara Akustia, anak dan cucu-cucunya terdiam di kamar kecil
SEPI sudah. Tak ada diskusi-diskusi, tak ada canda. Tak ada panutan. Selepas pemakaman A.S. Dharta atau Klara Akustia, anak dan cucu-cucunya terdiam di kamar kecil
SEKULARISASI adalah istilah yang telah jamak digunakan, dan karenanya menjadi semakin kabur. Sebelum mendefinisikan sekularisasi, saya ingin mengawalinya dengan sebuah penjelajahan di rimba gagasan berbagai teori sekularisasi dan pendekatan “prokon”, untuk kemudian diupayakan sebuah rekonstruksi secara sosio-antropologis.
Sejarah teori sekularisasi adalah sejarah Barat. Lahir di Eropa kemudian berkelana ke Amerika Serikat dan akhirnya menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Dalam tulisan ini, saya ingin meramaikan perdebatan publik soal relasi agama dan politik, yang dalam kasus kita, seolah tak mengenal kata final. Kasus Ahmadiyah dan pengerusakan rumah ibadah merupakan contoh dari betapa abu-abu dan remangnya wilayah ini, sehingga memunculkan pertanyaan eksistensial mengenai masa depan Indonesia.

Kredit foto: thecharnelhouse.org SEPERTI kebanyakan keluarga Yahudi kelas menengah, pendidikan dasar Rosa diperolehnya di rumah. Ibunya, Lina Löwenstein yang salihah, ialah guru pertamanya.

Kredit ilustrasi: The Partially Examined Life APA yang mendominasi keresahan Hannah Arendt terhadap peristiwa-peristiwa yang berlangsung dalam masyarakat modern abad 20? Ada dua hal, yang

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) DI TULISAN sebelumnya, penulis sudah cerita soal pangkal kontradiksi antara ciri kualitatif tenaga kerja dan kebutuhan akan kuantifikasinya di
SEPERTINYA, perseteruan antara Nahdlatul Ulama (NU)—yang direpresentasikan dengan kiai-kiai khittah 1926—dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) —baik kiai yang—dalam frasa sinis Azyumardi Azra— ‘political oriented’ maupun

TULISAN INI akan membahas bagaimana Revolusi Hijau sebagai agenda kapitalisme, dalam rangka produksi dan reproduksi tenaga kerja yang murah mengesahkan zat beracun sebagai bagian dari makanan

In Memoriam Oktovianus Pogau (1992-2016) Yesus, mengapa Kau harus lahir di Betlehem, tidak di negeriku? Negeriku kini berdarah-darah Tetesan air mata, bau anyir kekerasan Terdengar

Kredit ilustrasi: CUSPP Canberra SEJARAH mencatat kekalahan demi kekalahan dari setiap perjuangan kelas pekerja di dunia sejak dua abad terakhir. Setidaknya hampir semua perjuangan, kalau

Kredit foto: www.gerilyapolitik.com TIAP menjelang pemilukada maupun pilpres, sektarianisme mencuat ke permukaan publik. Ini pula yang terjadi menjelang pemilukada DKI Jakarta beberapa hari lalu.
Wartawan-cum sastrawan. Buku kumpulan cerita pendeknya “Kuda Terbang Mario Pinto,” memperoleh penghargaan Kathulistiwa Literary Award sebagai karya sastra terbaik. Buku kumpulan cerpen terbaru Linda adalah
Tips Menonton Opera Tan Malaka “Seni yang tidak politis adalah seni yang bersekutu dengan kelas penguasa!” [Bertolt Brecht, Kleines Organon für Das Theater, paragraf 55]. Pertunjukan
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.