1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 155

Harian Indoprogress

Warisan kekerasan 1965 dan pembangunan ekonomi yang bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam membentuk politik Indonesia hingga kejatuhan Suharto pada 1998 dan sesudahnya.
Kebebasan penilaian seseorang yang kelangsungan jabatannya ditentukan oleh pihak yang dinilainya dibatasi oleh kondisi struktural, apa pun keyakinan pribadi orang tersebut.
Akses terhadap hunian bergantung pada aliansi kekuasaan sementara warga Sleman tidak memiliki kekuatan tandingan yang memadai.
Negara yang berorientasi pada pembangunan tidak cukup hanya memiliki kemampuan untuk melakukan intervensi. Ia membutuhkan institusi yang mampu mengarahkan dan mendisiplinkan kapital.

Harian Indoprogress

Ada Apa di Venezuela?

Pengantar DALAM beberapa tahun terakhir ini dunia sedang bergolak. Gelombang protes massa yang menuntut demokrasi langsung dan mengritik kesenjangan ekonomi-politik yang bersifat struktural merebak, mulai

Neopopulisme

Pesta pemilu 2014 sudah tiba. Kita saksikan, para calon legislatif dan calon presiden, serta partai politik sudah jauh-jauh hari sebelumnya berkampanye, menyosialisasikan program-programnya. Program-program itu

Ideologi dan Imajinasi Cita-Cita Gerakan

Tawaran Menyinergiskan Teori dan Praktik Gerakan Pengantar DI AKHIR pemerintahan otoriter Soeharto, gerakan rakyat mulai tumbuh dengan subur meskipun dihadapkan pada tindakan represi yang sadis.

Golongan Putih: Dari Alienasi ke Oposisi

MAX Lane meramalkan bahwa, seperti pada pemilu 2009 lalu, pemilu legislatif 2014 juga kembali akan dimenangkan Golongan Putih. Ini memang bukan ramalan yang mengejutkan. Tetapi akan tetap mengherankan jika kita melihat beberapa kemungkinan statistik bahwa, meskipun kemenangan golput kali ini akan jauh lebih mutlak, namun fakta itu tetap tidak akan mengubah keadaan. Kemenangan golput tetap bukan sebuah kemenangan politik. Itu karena golongan ini masih akan merupakan ‘passive-abstentious-voters,’ pemilih pasif yang tak-hadir, atau yang keberadaannya tak punya signifikansi politik. Demokrasi kita masih akan tetap dikendalikan partai-partai elitis.

Bukan Persatean

BEBERAPA waktu lalu, tiba-tiba kita  menyaksikan peristiwa tolol dan memuakkan: pelarangan acara diskusi buku Tan Malaka, karya sejarawan Harry A. Poeze. Pelaku pelarangan ini adalah

Apa yang Diabaikan Feminis Liberal

Tanggapan untuk Amin Mudzakkir SAYA mengapresiasi tulisan Amin Mudzakkir yang mencoba mulai menanggapi kecenderungan artikulasi beberapa kelompok feminis yang lebih banyak melayani kepentingan neoliberalisme, dengan

Kerja itu Persoalan Politik!

Judul Buku: The Problem with Work :Feminism, Marxism, Antiwork Politics, and Postwork Imaginaries Penulis: Kathi Weeks Penerbit: Duke University Press, 2011 Tebal: 287 halaman ‘Alangkah

Media Sosial: Editorial Februari 2014

PADA Desember 2010, Tunisia, sebuah negara di kawasan Timur Tengah, diguncang oleh perubahan revolusioner. Pemerintahan diktator yang telah berkuasa puluhan tahun berhasil digulingkan oleh gerakan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.