Artikel

Institusi-institusi demokrasi modern—seperti pemilu, parlemen, dan Mahkamah Konstitusi—tidak dihancurkan. Sebaliknya, institusi-institusi tersebut tetap digunakan, tetapi dalam logika patrimonial: sebagai properti politik yang dibangun di atas loyalitas personal dan dapat diwariskan.
Dorongan anti-imperialisme sebenarnya telah lama berlangsung. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan Barat akibat berbagai perubahan dan dinamika geopolitik yang muncul.
Represi politik menghalangi perubahan dari dalam; sanksi menutup pintu terhadap dunia luar. Keduanya bersama-sama menyempitkan ruang gerak rakyat sebagai pelaku sejarah.
Kontrol negara atas tanah dan sumber daya alam tidak dapat dipahami sepenuhnya sebagai residu kolonialisme. Dalam konfigurasi ekonomi-politik saat ini, hukum yang menopang kontrol negara tersebut kerap berfungsi untuk melayani jaringan oligarki lokal dan nasional.

Artikel
Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.