Artikel

Hari ini, kapitalisme negara yang predatoris bersama aliansinya memproduksi berbagai narasi untuk mengalihkan perhatian publik.
Paradigma pembangunan baru tidak boleh mengulangi model lama yang mengorbankan alam dan manusia demi keuntungan. Ia harus berusaha mengambil unsur-unsur baik dari pengalaman masa lalu sekaligus mengelola hubungan antara alam dan manusia secara hati-hati demi kepentingan masyarakat.
Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.
Kwir yang kesejahteraan dan keamanan materialnya bergantung pada keluarga akan menghadapi rasa cemas yang berlipat ganda.

Artikel

Mitos Kebersamaan dalam Acara Informal di Jawa

Semua kegiatan informal, dalam perspektif kulturalis, digambarkan sebagai bentuk “solidaritas”, ”kebersamaan”, “saling berbagi”, dan “kepedulian”. Namun, dilihat dari perspektif kelas, itu adalah ikatan transaksional yang rapuh antara rakyat kecil dengan kelas di atasnya

Apa yang Bisa Gerakan Buruh Pelajari dari Tumbuhan?

Beberapa tumbuhan mampu bertahan dalam jangka waktu ratusan ribu tahun. Sementara serikat dan gerakan buruh sering kali pasang surut dan sulit untuk bertahan. Lantas, adakah yang bisa dipelajari dari tumbuhan?

Di Balik Kenikmatan Kita Menikmati Transportasi Online

Hubungan pengemudi Ojol dan aplikator merupakan hubungan perburuhan, bukan kemitraan seperti yang dinarasikan aplikator, diamini Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perhubungan dan dilegitimasi oleh sebagian pengamat hukum doktrinal

Membongkar Mitos Gotong Royong

Gotong royong selama ini dimaknai sebagai hal yang positif, dan diterima begitu saja. Padahal, dalam sejarah, ia adalah alat kelas penguasa untuk mengontrol masyarakat.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.