Artikel

Sushovan Dhar memetakan sebab-sebab kelemahan gerakan rakyat, khususnya gerakan kiri saat ini, akibat agresi rezim kapitalisme-neoliberal selama empat dekade terakhir. Ia juga mengusulkan solusi buat kita untuk dapat membangun gerakan rakyat kuat di atas landasan perjuangan politik yang telah dilakukan selama ini.
Selera adalah entitas yang paradoksal. Ia terasa sangat personal, tetapi dibentuk secara sosial; tampak otentik, tetapi diproduksi melalui sirkulasi makna yang terus-menerus direproduksi.
Revolusi memerlukan perpaduan antara krisis objektif dan kekuatan rakyat yang terorganisasi. Tanpa perubahan atas kapitalisme-neoliberal, perlawanan hanya akan berujung pada revolusi pasif yang mempertahankan tatanan lama.
Selain kelindan totalitas kapitalisme yang tetap tak terjamah, kita pun tidak dapat membayangkan horizon transformasi yang lebih radikal. Horizon itu menyempit hanya pada upaya memperbaiki kualitas kepemimpinan, memperkuat kapasitas teknokratis, atau mengganti figur yang dianggap bermasalah, alih-alih mencari kemungkinan transformasi terhadap tatanan yang terus mereproduksi krisis itu sendiri.

Artikel

Omong Kosong “Free Speech” Elon Musk

Banyak kritikus menganggap Elon Musk sebagai penyokong kebebasan berbicara yang terlalu bersemangat. Namun, ketika memperbolehkan opini-opini kaum Kanan muncul lagi di Twitter, Musk justru menyensor suara kaum Kiri.

Kita Butuh Pesepak Bola Kiri seperti Sócrates

Selama dekade 1970-an dan 1980-an, pesepak bola asal Brasil, Sócrates, menggunakan olahraga untuk menantang kediktatoran militer dan memperjuangkan demokrasi. Kita butuh pesepak bola seperti itu sekarang.

Mitos Kebersamaan dalam Acara Informal di Jawa

Semua kegiatan informal, dalam perspektif kulturalis, digambarkan sebagai bentuk “solidaritas”, ”kebersamaan”, “saling berbagi”, dan “kepedulian”. Namun, dilihat dari perspektif kelas, itu adalah ikatan transaksional yang rapuh antara rakyat kecil dengan kelas di atasnya

Apa yang Bisa Gerakan Buruh Pelajari dari Tumbuhan?

Beberapa tumbuhan mampu bertahan dalam jangka waktu ratusan ribu tahun. Sementara serikat dan gerakan buruh sering kali pasang surut dan sulit untuk bertahan. Lantas, adakah yang bisa dipelajari dari tumbuhan?

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.