1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 61

Paling Sering Dibaca

David Hume [3]

JACK Weatherford menulis tentang beberapa “revolusi harga” yang sempat melanda Eropa; sepanjang abad 16 harga-harga di Spanyol melonjak 400 persen, di Inggris, harga-harga naik tiga

Moral yang Minim: Mempertanyakan Kembali Perjuangan Perempuan

SARAS Dewi, pendamping RW, menulis dalam blognya bahwa ketidakadilan yang dialami oleh RW, bahkan dalam proses penegakan hukum, mencerminkan bahwa ‘Kita masih hidup di dalam masyarakat yang phalogosentrik, logika, argumen dan hukumnya masih dikuasai oleh budaya partriarki [sic!)].’ Argumen ini berangkat dari asumsi bahwa sistem patriarki adalah sumber dari permasalahan kekerasan perempuan. Saya akan jelaskan bagaimana pandangan ini tidak cukup untuk menjelaskan permasalahan.

Teori dan Soal Kesabaran Revolusioner

DI PARO kedua 1920an, pasca pembantaian orang-orang komunis oleh Kuomintang, Mao Zedong tak cuma hijrah ke Hunan tapi juga melakukan semacam penelitian empiris. Mao melakukan

Mencicipi Selera Estetik ala Pierre Bourdieu

PEMIKIRAN Bourdieu tentang selera sebagai putusan estetis cukup menarik. Dikatakan menarik, karena jika selama ini soal putusan estetis hanya lazim berdenyut dalam wacana filsafat (semisal,

Selamat Ulang Tahun, Jenderal Jagal Besar!

DELAPAN Juni ini, Soeharto berulangtahun. Seandainya saja dia tidak mati delapan tahun silam, usianya sekarang 94 tahun. Hidupnya sangat panjang di dunia ini: 86 tahun.

Ken Budha Kusumandaru: Bertutur tentang Perjuangan Lewat Fiksi Fantasi!

REALITAS bekerja dengan penuh keanehan layaknya fiksi. Dalam pengalaman kita sekarang, misalnya, kita bisa melihat bagaimana pembangunan besar-besaran atas nama profit dan ‘revolusionarisasi alat-alat produksi’ berdampingan dengan kemiskinan akut dan deprivasi besar-besaran nilai-nilai kemanusiaan. Ketika apropriasi akumulatif untuk meningkatkan keuntungan kelas kapitalis, hal itu mensyaratkan pengurangan masif kualitas hidup mayoritas rakyat pekerja. Dalam ketegangan ini maka fiksi menjadi sangat operasional. Fiksi berfungsi sebagai perekat ideologis dalam rangka ‘rasionalisasi atas irasionalitas dari sistem yang irasional,’ yang berfungsi untuk memastikan bahwa sistem yang kontradiktif dan berlaku masih dapat berjalan sebagaimana biasanya. Di sini kita akan menemukan bagaimana fiksi, sekaligus karya-karya fiksi, justru menjadi pelayan ideologis dari status quo serta kekuasaan kapitalisme itu sendiri.

Agenda Otomasi

Kredit ilustrasi: business2community.com   SEJUJURNYA, saya bingung terhadap kepanikan bahwa perkembangan disruptif dari revolusi teknologi digital, IoT (internet of things), algoritma, komputasi awan, AI (kecerdasan

Ekonomi Waktu

DALAM beberapa dasawarsa terakhir, diskusi soal kategori “ruang” dalam teori Marxis dapat perhatian yang signifikan. Hal ini bukan saja disebabkan oleh berlimpahnya literatur-literatur mengenai tema

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.