
Benarkah Umat Islam Tertindas?
Jika benar tertindas, maka tertindas oleh apa, dari siapa, dan bagaimana melawannya?

Jika benar tertindas, maka tertindas oleh apa, dari siapa, dan bagaimana melawannya?

KITA TENTU TAK BISA LUPA, beberapa tahun belakangan, membicarakan perasaan pribadi kita secara publik atau membuka masalah-masalah privat di ruang publik merupakan hal yang janggal
Menggali Marx Menghadapi kondisi tersebut, alternatifnya bagi saya sederhana. Sederhana bukan berarti yang paling benar. Menurut saya, kembali saja ke awal: bagaimana analisis kelas itu

APAKAH ada di antara Anda yang mengatahui soal meditasi atau bahkan pernah bermeditasi? Ya, betul. Duduk bersila, memangku tangan di pangkuan, memejamkan mata sambil mengatur

Muhammad Ridha, anggota Partai Rakyat Pekerja (PRP) Judul Buku: Less Than Nothing: Hegel and The Shadow of Dialectical Materialism Penulis: Slavoj Zizek Penerbit: Verso

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) SEJAK kemerdekaan Indonesia, tahun-tahun kebahagian yang dinantikan masyarakat hukum adat untuk dapat menikmati hak terhadap tanah dan hutan adatnya

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) ..kalau pemuda sudah berumur 21, 22 sama sekali tak berjuang, tak bercita-cita, tak bergiat untuk tanah air dan bangsa…pemuda yang

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) Tanggapan untuk Umi Ma’rufah MEMBACA tanggapan Umi Ma’rufah (selanjutnya Umi), saya ragu hendak mulai menanggapi dari mana? Karena semua

Kredit ilustrasi oleh Lawyers, Guns, and Money Blog SAYA berani taruhan bahwa hampir sebagian besar dari Anda pernah merasakan yang namanya patah hati. Bagaimana rasanya?

Dalam tradisi politik Syiah, kematian di tangan musuh memiliki makna yang sangat khusus. Karbala dan gugurnya Imam Hussain bukan sekadar kisah sejarah—keduanya adalah bahasa hidup yang terus membentuk kesadaran politik dan keagamaan, di mana menderita karena kezaliman justru melahirkan kewibawaan moral.

SAYA hendak memulai diskusi kita pada pertanyaan yang sedikit puitik, namun relevan: masih adakah nafas kita untuk melakukan transformasi sosial hari-hari ini? Ya, hari-hari ini.

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) POPULISME “sayap kanan” sedang bangkit. IndoPROGRESS memuat perdebatan tentang ‘populisme’ di Indonesia ini pada beberapa artikel yang ditulis oleh
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.