1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 58

Paling Sering Dibaca

Menghapus Wajib Presensi Kuliah

Kredit foto: apakabarkampus.com    WAJIB presensi kuliah adalah peraturan yang sudah lama, dan kebanyakan mahasiswa sudah merasa terbiasa dengan hal itu. Yang namanya mahasiswa, ya

Siapakah Yang Sampah? Komunisme atau Fasisme?

Jawaban untuk Sastro Al-Ngatawi   “KAOEM IGAMA! Partij Komunis Indonesia tidak memoesoehi Igama jg. Bagaimanapoen bentoeknja. Djangan pertjaja kepada Provocatie dari imperialis-Belanda dan fascist Djepang”

Tiga Tantangan Jokowi-JK di Bidang Pendidikan

KEMENANGAN pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam pemilu yang lalu tak dapat dilepaskan dari beberapa program terkait pendidikan yang menarik buat banyak pemilih di Indonesia. Salah satu

Kembali Mengupas Sejarah Sosial Pemikiran Politik Barat

PEMIKIRAN politik Barat seringkali dipahami dan dipelajari secara parsial atau setengah-setengah. Baik dalam diskursus politik di tanah air maupun di kelas-kelas ilmu politik di negara industrialis maju, pemikiran politik Barat seringkali direduksi menjadi pengetahuan akan jargon-jargon belaka. Akibatnya, pemahaman kita menjadi jargonistik dan ahistoris, memakai istilah-istilah seperti ‘hak,’ ‘negara,’ ‘kedaulatan,’ ‘kebebasan’ dan ‘kapitalisme’ tanpa memahami konteks historis dari istilah-istilah tersebut.

Di tengah-tengah kondisi tersebut, Ellen Meiksins Wood berusaha memberikan analisanya tentang Pemikiran Politik Barat melalui perspektif sejarah sosial dari Abad Renaisans hingga Abad Pencerahan. Buku ini, yang merupakan lanjutan dari buku Wood sebelumnya, yaitu Citizens to Lords, membahas berbagai pemikiran filsuf politik Barat, dari Machiavelli hingga Spinoza, dari Montesquieu hingga Locke dengan meletakkannya pada konteks sosio-historis pembentukan negara, perkembangan awal kapitalisme dan kelas borjuis, perebutan klaim kedaulatan, hingga benturan dan dialektika antara faktor-faktor ideasional dan material.

Surat Terbuka kepada Bapak Prabowo Subianto

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh KEPADA Bapak Prabowo Subianto Yang Saya Hormati, Pertama-tama, ijinkanlah saya memperkenalkan diri. Saya Airlangga Pribadi Kusman, salah satu putra bangsa Indonesia yang

Memahami ‘Kelas Menengah’ Indonesia

ARTIKEL Made Supriatma, Hipokrisi Kelas Menengah, kembali menguak perhatian kita perihal status kelas menengah Indonesia. Made secara jenaka mengungkap kemunafikan ‘kelas menengah’ Indonesia yang lebih

Marxisme Dan Meditasi (1)

APAKAH ada di antara Anda yang mengatahui soal meditasi atau bahkan pernah bermeditasi? Ya, betul. Duduk bersila, memangku tangan di pangkuan, memejamkan mata sambil mengatur

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.