
Marxisme dan Kekecewaan
Kredit ilustrasi oleh Lawyers, Guns, and Money Blog SAYA berani taruhan bahwa hampir sebagian besar dari Anda pernah merasakan yang namanya patah hati. Bagaimana rasanya?

Kredit ilustrasi oleh Lawyers, Guns, and Money Blog SAYA berani taruhan bahwa hampir sebagian besar dari Anda pernah merasakan yang namanya patah hati. Bagaimana rasanya?

“Nah, bisa paham mengapa menjadi kaya itu baik? Ya karena Anda bisa mengontrol sendiri apa yang Anda mau. Kontrol adalah kekuasaan.”

BELAKANGAN ini, sebagian dari kita berkata bahwa relawan tidak memiliki basis kelas yang jelas. Isinya adalah percampuran antara kelas pekerja, kelas menengah dan kelas pemodal.

Filep Karma memang telah meninggal dunia, tapi kisahnya akan terus menginspirasi orang-orang untuk tidak lelah memperjuangkan kemerdekaan Papua

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) POPULISME “sayap kanan” sedang bangkit. IndoPROGRESS memuat perdebatan tentang ‘populisme’ di Indonesia ini pada beberapa artikel yang ditulis oleh

Tanggapan untuk Bonnie Setiawan PADA 17 Agustus lalu, Bonnie Setiawan dalam editorial IndoPROGRESS memberikan pandangannya terhadap kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Ia menjelaskan, masyarakat Indonesia
SADARKAH anda, bahwa setiap kita adalah buruh? Atau, jika anda keberatan dengan istilah itu karena efek eufemisme yang dulu digencarkan Orde Baru, kata buruh boleh

MOMEN kontestasi Pilkada DKI kini memasuki putaran yang makin garing, yakni bergulirnya kembali sentimen SARA setelah sebelumnya tertimbun oleh isu ketidakadilan sosial dan diskriminasi yang

PADA tanggal 16 Januari 2020, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, mengeluarkan pernyataan berdasar fatwa MUI Kota Bandung tertanggal 15 Januari 2020,

Dalam suatu masyarakat demokratis, ruang publik menjadi aspek yang sangat penting terutama bagi mereka yang termarjinalkan dan hanya menjadi objek pembangunan.

SEBAGIAN besar orang mengira fasisme sebagai sesuatu yang berada di luar dirinya dan hanya sekedar menjadi cerita milik bangsa Italia, Jerman, Spanyol dan Jepang saja.
Menghadirkan Gagasan Hadji Misbach di Zaman Neoliberal Latar belakang dan konteks HADJI MOHAMMAD MISBACH, salah satu generasi yang menuntut Indonesia merdeka dari kekejian kapitalisme. Bergerak
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.